alexametrics
Selasa, 20 Oct 2020
radarbali
Home > Hiburan & Budaya
icon featured
Hiburan & Budaya

Zarra, Penyanyi Cilik Bali Rilis Possibilities, Dibantu Alien Child

12 Oktober 2020, 13: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

Zarra Apsara

Zarra Apsara (IST)

Share this      

DENPASAR - Penyanyi cilik asal Bali, Zarra Apsara menelurkan lagu terbarunya. Kali ini single berjudul Possibilities dirilis Minggu (11/10). Dirilisnya lagu ini juga ditandai dengan penayangan perdana video klip dari lagu itu sendiri di akun Youtube. 

Di Lagu ini, Zarra masih seperti anak-anak pada umumnya, tampil apa adanya tanpa dibuat-buat. Apalagi dia dibantu oleh duo kakak-beradik, Aya dan Laras atau yang dikenal sebagai Alien Child.

Alien Child tidak hanya memproduseri Zarra. Namun, merekalah dua sosok yang membuat lagu dan mengaransemen musik dari lagu yang dibawakan Zarra kali ini.

Selain itu, Alien Child juga menjadi penata skenario di video klip. Sedangkan penggarapan video klip musik  ditangani tim dari Matakarsa.

Menurut Laras sebagai komposer, "Possibilities" adalah sebuah lagu yang fun sekaligus menyentuh hati. Intinya tentang bagaimana kita harus berani tampil dan percaya diri.

Lagu ini, lanjutnya, diharapkan dapat mendorong para pendengar, khususnya remaja dan anak muda agar bisa menjadi diri sendiri.

“Di saat kita berani untuk menjadi versi diri kita yang terbaik, possibilities atau kesempatan di hidup kita pasti melimpah,” ujar Laras. 

Bagi Alien Child, adalah satu hal yang menyenangkan bisa membuat satu project baru lagi untuk Zarra yang super cute. Senada dengan Aya, sang kakak, Laras mengaku sangat bersemangat kalau bekerjasama dengan orang yang sungguh-sungguh punya passion dan keinginan untuk berkarya.

“Dalam pandangan kami, Zarra Apsara sangat hebat untuk anak-anak seumurnya,” kata Laras.

Sekalipun paham betul kalau Zarra masih kanak-kanak, namun Alien Child tidak mau membuat lagu anak yang terlalu childish. Salah satu alasan, karena mereka percaya bahwa semua orang termasuk anak-anak, punya pikiran dan opini yang pantas didengarkan. Kalaupun ada yang berbeda, paling sebatas tema saja agar cocok dan appropriate (sesuai).

Di sisi lain Asih Primatanti, ibunda Zarra mengaku, “Possibilities” yang dibuat oleh Alien Child kali ini benar-benar menyesuaikan dengan karakter dasar Zarra yang enerjik dan selalu bersemangat untuk mempelajari hal-hal baru.

“Kami bahkan kaget begitu mendengar lagu ini karena sangat mirip dengan karakter Zarra. Berbeda dengan lagu sebelumnya yang lebih relax khas anak-anak, lagu kali ini lebih memuat pesan untuk memotivasi semua kalangan, tidak hanya untuk anak-anak. Namun tentu saja dengan nada dan lirik yang simpel dan mudah juga ditangkap pesannya oleh anak-anak,” katanya berkomentar.

Asih juga menuturkan, banyak sekali hal unik yang mereka temui dalam penggarapan lagu ini, apalagi masih di tengah situasi pandemi. Misalnya saja ada kekhawatiran akan proses rekaman nanti akan membahayakan anak-anak. Namun demikian pihak Alien Child sudah memikirkan semua dan sangat terbuka untuk berdiskusi.

Proses rekaman ala home recording yang dilakukan di rumah Zarra dengan segala keterbatasan, menjadi kenangan yang unik dan ternyata membuat siswi dari Ms. Heny Janawati (StaccatoBali vocal technique & performing arts) ini lebih enjoy dan santai walaupun proses rekaman dilakukan secara nonstop selama 5,5 jam. Yang sedikit menjadi kendala adalah saat penggarapan video klip.

“Kami khawatir anak-anak pendukung video klip berisiko tertular virus karena harus kontak dalam studio dengan beberapa kru. Untunglah pihak B-live dan Alien child sangat mempertimbangkan hal ini, sehingga protokol kesehatan yang baik bisa kami terapkan. Begitu pula dukungan dari orangtua dari anak-anak tersebut sangat luar biasa, membuat kami merasa nyaman walaupun di tengah situasi pandemi,” tutur Asih.

Hal yang tak kalah penting yang membuat semua proses berjalan dengan baik dan lancar, Alien child sangat memahami Zarra, sehingga tidak ada rasa canggung sama sekali dari bocah ini untuk berkomunikasi dan bekerjasama. Ide-ide Aya dan Laras sangat mudah dipahami oleh Zarra, karena mereka membahasakan sesuatu secara sederhana dan mudah dimengerti. Bahkan selama proses rekaman dalam ruangan di rumah, Zarra sama sekali tidak didampingi orangtuanya.

(rb/mar/yor/mus/JPR)

 TOP