alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarbali
Home > Politika
icon featured
Politika
Dari Pemaparan Visi-Misi Paslon Suta-Bagus

Siap Sulap Pariwisata Bangli dengan Kembangkan Wisata Desa dan Herbal

12 Oktober 2020, 18: 45: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Pilkada Bangli 2020, Pariwisata Bangli, wisata spiritual, wisata desa, wisata herbal, PHRI Bangli, Paslon Suta-bagus, paparan visi-misi,

PAPARKAN VISI-MISI : Paslon Cabup-cawabup Bangli No.urut 1 Suta-Bagus saat pemaparan visi-misi dengan BPC PHRI Bangli di De Klumpu Bali Eco Stay, Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Bangli, Minggu (11/10) kemarin. (Istimewa)

Share this      

BANGLI- Berkomitmen menjadikan pariwisata sebagai ujung tombak bagi pembangunan di  Kabupaten Bangli.

Pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Bangli, I Made Subrata – Ngakan Made Kutha Parwata (Suta-Bagus) menawarkan konsep pengembangan wisata desa, wisata spiritual dan herbal.

Tawaran konsep pengembangan wisata ala paslon nomor urut 1, itu sebagaimana disampaikan Calon Bupati Bangli di Pilkada Bangli 2020, I Made Subrata, saat mengelar acara pemaparan visi-misi, di De Klumpu Bali Eco Stay, Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Bangli, Minggu (11/10).

Dihadapan ketua dan pengurus BPC PHRI Kabupaten Bangli, paparan visi misi yang juga diikuti tim sukses partai dan tim relawan, Made Subrata selaku Cabup Bangli menyadari bahwa Bangli menjadi kabupaten satu-satunya di Bali yang tidak memiliki pantai, dan memiliki luasan wilayah terkecil dibandingkan kabupaten lain di Bali.

Namun, Bangli memiliki kelebihan dan keunikan tersendiri dibandingkan kabupaten lain di Bali yaitu alam yang indah dimana gunung berapi Batur bersanding dengan danau Batur.

"Gunung dan Danau Batur ini memberikan kesuburan bagi alam Kintamani hingga seluruh Kabupaten Bangli dan sebagian besar Pulau Bali,"tandasnya.

Lanjutnya, Kabupaten Bangli juga dikenal dengan keberadaan pura-pura besar yang disucikan serta keberadaan desa-desa Bali tua dengan kekhasan adat dan tradisinya.

“Potensi kekayaan dan keindahan alam serta keunikan adat dan budaya inilah yang bisa menjadi branding kuat bagi sektor pariwisata di Kabupaten Bangli”, jelas Subrata. 

Lebih lanjut, paslon yang diusung koalisi Partai Golkar, Nasdem, dan PSI ini menjelaskan potensi wisata desa yang marak tumbuh di seluruh kecamatan di Kabupaten Bangli.

“Orang sekarang ini membicarakan potensi pariwisata spiritual dan tanaman herbal sebagai trending pariwisata ke depan, wisata desa di Kabupaten Bangli sangat cocok dengan trend wisata ke depan”, jelas Subrata.

Munculnya wisata desa seperti wisata air terjun, wisata melukat  kata Subrata juga makin melengkapi ikon wisata Kabupaten Bangli yaitu desa wisata Panglipuran yang telah mendunia dengan kekhasan adat, bangunan arsitektur dan minuman herbal ‘loloh cemcemnya’.

“Kita optimistis wisata desa di kabupaten Bangli akan semakin bergairah dan mampu menggerakkan roda perekonomian desa-desa di Bangli. Wisata desa juga potensial memunculkan pasar bagi kerajinan sebagai oleh-oleh khas setempat.

Imbasnya membuka lapangan kerja sehingga tenaga kerja produktif kabupaten Bangli tidak perlu mencari pekerjaan keluar Kabupaten Bangli. Akhirnya kesejahteraan masyarakat desa di kabupaten Bangli bisa meningkat”, jelas Subrata.       

Sementara, DR. I Ketut Mardjana selaku ketua BPC PHRI dan pengelola usaha pariwisata Toya Devasya Kintamani mengapresiasi niat baik paslon Suta-Bagus untuk memaparkan visi misinya.

Menurut Ketut Mardjana, ini sebagai langkah awal yang positif bagaimana sinergi antara stakeholder pariwisata mulai dari perumusan program kebijakan sektor pariwisata.

“Forum seperti ini bisa menjadi sarana komunikasi yang sinergis antara pengusaha pariwisata dengan pemerintah (jika nantinya paslon terpilih). Kita selaku pengusaha wisata paham apa policies pemerintah nantinya serta aspirasi kita selaku pengusaha pariwisata bisa diakomodir kedepannya”, jelas Mardjana.

Namun Ketut Mardjana juga menggarisbawahi bahwa BPC PHRI kab Bangli selaku organisasi bersikap independen dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Bangli 2020-2025.

“Kami terbuka kepada semua kandidat paslon untuk memaparkan visi misinya dihadapan BPC PHRI kabupaten Bangli. Kebetulan paslon Suta-Bagus yang pertama meminta waktu secara resmi dengan mengajukan surat kepada BPC PHRI Kabupaten Bangli’, ujar Mardjana.

Secara umum DR. I Ketut Mardjana mewakili BPC PHRI kabupaten Bangli mengapresiasi keinginan paslon Suta-Bagus untuk mendorong pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten Bangli dengan mengedepankan keunggulan potensi wilayahnya masing-masing.

Termasuk visi paslon Suta-Bagus untuk melakukan program digitalisasi Bangli untuk sektor pemasaran sektor pariwisata dan marketplace untuk sektor pertanian dan sektor UMKM di Kabupaten Bangli.

Menurut Ketut Mardjana digitalisasi ini tentu vital karena perubahan dunia saat ini yang mengarah pada revolusi industri 4.0 dalam segala sektor kehidupan.

“BPC PHRI kabupaten Bangli menyambut baik keinginan paslon SUTA-BAGUS untuk memprioritaskan pengembangan SDM kabupaten Bangli sehingga siap menghadapi era revolusi industri 4.0 ini.

Kabupaten Bangli mungkin mempunyai keterbatasan sumber daya alam namun sumber daya manusia kabupaten Bangli harus maju dan siap bersaing ke depannya”, pungkas Mardjana.

(rb/pra/pra/JPR)

 TOP