alexametrics
Kamis, 03 Dec 2020
radarbali
Home > Radar Jembrana
icon featured
Radar Jembrana
Kasus Pembuangan Bayi Depan Panti Asuhan

Sang Pacar Mau Bertanggung Jawab, Tapi Buang Bayinya karena Takut Ortu

29 Oktober 2020, 17: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

Bayi yang ditemukan di depan Panti Asuhan Giri Asih, Melaya

Bayi yang ditemukan di depan Panti Asuhan Giri Asih, Melaya (IST)

Share this      

NEGARA - Kasus penemuan bayi di depan Panti Asuhan Giri Asih Melaya mengungkap cerita miris. Pelakunya adalah sepasang pelajar yang masih anak-anak.

Sebelum bayi itu dibuang, ternyata ada cerita lain. Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita menyebutkan bahwa PR, 16, pacar ibu bayi tersebut sebetulnya sudah mengatakan akan bertanggung jawab atas lahirnya bayi hasil main "kuda lumping" keduanya.

Namun, ibu bayi berinisial RP, 17, masih takut kepada orang tuanya. Sehingga mereka tetap nekat membuang bayinya di depan panti asuhan.

Mereka membuang bayi itu di depan panti asuhan dengan harapan bayi ditemukan dan dirawat. Keduanya enggan membunuh bayi hasil ulah mereka.

"Harapannya bayi itu ditemukan dan dirawat panti asuhan," jelasnya.

Dan harapan itu memang terkabul. Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan penghuni panti asuhan Rabu sekitar Pukul 06.00 Wita di dalam tas ransel anak sekolah. Bayi itu masih hidup setelah dilahirkan RP di dalam toilet rumahnya sekitar Pukul 02.00 dini hari.

(rb/yor/bas/mus/JPR)

 TOP