alexametrics
Sabtu, 16 Jan 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa
Ingatkan Bahaya Klaster RT dan Upacara Adat

GTPP Covid-19 Minta Tomas dan Toga Bisa Jadi Contoh Penerapan Prokes

18 November 2020, 20: 48: 51 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

GTPP Covid-19 Denpasar, IB Rai Mantra, Toga, Tomas, Prokes, 3M, 3T, klaster rumah tangga, upacara adat,

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra (Adrian Suwanto)

Share this      

DENPASAR – Sejumlah upaya terus dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19) Kota Denpasar untuk menekan lonjakan kasus dan penyebaran Covid-19.

Selain gencar dan memaksimalkan penerapan 3 T ((Test, Tracing dan Treatment), pemerintah juga terus gencar melakukan operasi yustisi protokol kesehatan (Prokes).

Seperti terungkap saat rapat Koordinasi dan Evaluasi bersama jajaran internal, pada Rabu (18/11)

Selaku pimpinan rakor, Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra memberikan perhatian khusus terkait penyebaran Covid-19 melalui klaster rumah tangga (RT) dan upacara adat.

Dijelaskannya, dengan masih fluktuasinya kasus Covid-19 di Denpasar, Rai Mantra menghimbau agar semua pihak, tidak terkecuali tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama (toga) untuk ikut andil menekan penyebaran kasus Corona

Lebih lanjut, kata Rai Mantra, sebagai upaya mencegah paparan virus dan menekan angka kematian, serta meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19, selaku ketua GTPP Covid-19 Denpasar, pihaknya juga mengaku tengah merancang langkah taktis.

“Memang saat ini perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar cenderung bergerak fluktuatif, sehingga kita tidak boleh lengah, saat ini GTPP bersama seluruh jajaran hingga lapisan terbawah merancang langkah taktis sebagai upaya untuk fokus menekan angka penularan, menekan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan pasien,” tukasnya.

(rb/pra/pra/JPR)

 TOP