alexametrics
Sabtu, 23 Jan 2021
radarbali
Home > Politika
icon featured
Politika

Kelengkapan Prokes Jadi Prioritas, Logistik yang Lain Sudah 75 Persen

23 November 2020, 12: 20: 24 WIB | editor : ali mustofa

Sampul surat suara yang diterima KPU Tabanan di GOR Debes Tabanan.

Sampul surat suara yang diterima KPU Tabanan di GOR Debes Tabanan.

Share this      

TABANAN - Terus berdatangan perlengkapan pemungutan suara untuk Pilkada Tabanan 9 Desember mendatang. Setelah 1.130 kotak suara, 374.436 surat suara, 2.260 tinta, tisu termasuk alat untuk mencoblos pilihan.

Kini KPU Tabanan kembali menerima sampul surat suara untuk pilbup. Sebanyak 9.040 sampul surat suara diterima yang terdiri dari sampul surat suara sah 2.260, sampul surat suara, 2.260 sampul surat suara tidak sah, 1.130 sampul surat suara yang tidak digunakan, 1.130 sampul formulir A dan C Pilbup, sampul surat suara tidak sah 1.130, sampul surat suara rusak atau keliru coblos 1.130.   

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara KPU Tabanan Luh Made Sunadi mengatakan untuk logistik kebutuhan pemungutan suara pemilihan calon bupati dan calon wakil bupati Tabanan sebagian sudah diterima di KPU Tabanan dan ditempat pada GOR Debes Tabanan. Pihaknya terima logistik pemungutan suara sudah mencapai 75 persen. Bahkan saat ini sampul surat suara sudah pihak terima.

“Sisa mungkin yang belum kami terima kelengkapan protokol kesehatan (Prokes) bagi petugas KPPS dan pemilih. Misalnya APD, sarung tangan, hand sanitizer dan kebutuhan protokol kesehatan untuk TPS. Namun berupa tempat cuci tangan terbuat dari ember sudah kami terima,” ungkapnya saat dihubungi, .

Sunadi mengaku untuk surat suara yang disortir dan dilipat sudah tuntas dikerjakan. Adanya sekitar 239 surat suara yang rusak. Namun surat suara tersebut diganti dengan baru oleh pihak rekanan.

Seluruh logistik pilbup ini akan didistribusikan ke masing-masing TPS menjelang pemungutan suara berlangsung nantinya. Untuk pendistribusian logistik pilkada diprioritaskan pada daerah yang lokasi jarak jauh terlebih dahulu. Baru kemudian pada daerah-daerah terdekat. Tidak hanya logistik yang didistribusi melainkan juga kelengkapan protokol kesehatan.   

“Kami pastikan logistik dan kebutuhan protokol kesehatan aman. Baru kami distribusikan ke masing-masing TPS,” pungkasnya.

(rb/yor/mus/JPR)

 TOP