alexametrics
Sabtu, 23 Jan 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Beh, LPJ Mati Sudah Sepekan, Pertigaan Biaung Karangasem Peteng Dedet

01 Desember 2020, 12: 19: 33 WIB | editor : ali mustofa

Pertigaan Biaung, Duda, Kecamatan Selat, Karangasem gelap gulita tanpa penerangan jalan.

Pertigaan Biaung, Duda, Kecamatan Selat, Karangasem gelap gulita tanpa penerangan jalan. (I Wayan Putra/ Radar Bali)

Share this      

AMLAPURA — Lampu Penerangan Jalan di pertigaan Bambang Biaung, Duda, Selat, Karangasem mati. Lampu ini sudah seminggu padam. Hal ini membuat pertigaan tersebut menjadi peteng dedet alias gelap gulita. Kondisi ini tentunya membahayakan bagi pengguna jalan.  Terlebih lagi kawasan tersebut cukup rawan bencana. Jalur ini juga dikenal ramai terutama truk yang mengangkut galian C.

“Sudah seminggu mati,” ujar salah satu warga setempat Ketut Darma Putra.

Dirinya berharap agar Lampu tersebut segera mendapat penanganan dan bisa menyala kembali.

Karena kawasan tersebut juga cukup rawan dan lalu lintas cukup ramai. Jalan ini juga merupakan jalan utama dari Kota Semarapura ke Kota Amlapura lewat jalur Selat. Juga bisa menuju ke Pura Besakih.

Sejatinya, warga sudah sempat menyampaikan terkait lampu tersebut yang pada kepada petugas Dishub. Namun mereka malah diminta untuk melaporkan ke Dinas Perhubungan Karangasem.

“Mestinya ada laporan warga bersyukur dan segera ditindaklanjuti, ini malah diminta melapor ke Kantor di Karangasem,” ujar salah satu warga.

Padahal warga sudah punya kepedulian dengan ikut memantau lampu tersebut dengan menyampaikan kepada petugas pemerintah. Sebab kalau dibiarkan dikhawatirkan akan membahayakan pengguna jalan terutama pada malam hari. Di mana kawasan tersebut pun gelap gulita ketika malam hari.

Sementara itu Kadis Perhubungan Karangasem IB Suastika tidak bisa di kobfirmasi. Saat dihubungi via telepon yang bersangkutan tidak menjawab. Namun, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta mengaku akan segera melakukan atensi atas LPJ tersebut. Dirinya mengaku sudah berkordinasi dengan Dinas Perhubungan.

“Ini sudah dicatat dan akan segera diatensi,” ujarnya.

Dia mengatakan kalau banyak keluhan yang sama sepanjang jalur tersebut. “Sepanjang ada alat akan segera diatensi,” ujarnya.

(rb/tra/yor/mus/JPR)

 TOP