alexametrics
Selasa, 19 Jan 2021
radarbali
Home > Hiburan & Budaya
icon featured
Hiburan & Budaya
Pemeran Seni “RASA” di Alila Seminyak

Nikmati Karya Animasi 32 Perupa Lewat Teknologi Augmented Reality

24 Desember 2020, 07: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

pameran lukisan, pameran rasa, alila seminyak, karya animasi, 32 perupa, teknologi augmented reality

Suasana pameran lukisan "RASA" di Alila Seminyak kemarin (I Gusti Ketut Adi Dewantara/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR – 32 orang perupa ikut dalam pameran Seni “RASA” hasil kolaborasi Kita Art Friends dengan Alila Seminyak, Bali.

Pameran dengan kurator Savitri Sastawan berlangsung selama sebulan mulai 22 Desember 2020 lalu hingga 24 Januari 2021 mendatang.

Para seniman yang terlibat dalam dalam pameran RASA ini datang dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Gresik dan Bali.

Dari Bali, beberapa nama beken ikut terlibat dalam pameran. Sebut Kadisbud Bali Dr Wayan Kun Adnyana hingga perupa Nyoman Sujana Kenyem.

Karya-karya yang ditampilkan mencerminkan beragam gaya perupa, dengan rangkaian warna dan berbagai medium.

Beberapa karya sangat ekspresif dengan cat yang tebal. Ada juga karya yang membawa makna dalam, ada pula yang mengajak kita mengarungi dunia fantasi.

Dalam pameran ini, Kita Art Friends (KAF) mempresentasikan cara terkini untuk menikmati karya seni, yaitu dengan melihatnya secara animasi melalui teknologi augmented reality.

KAF berkolaborasi dengan Alila Seminyak, sebuah resor internasional di Bali yang dikenal memiliki komitmen untuk bertanggung jawab secara sosial, budaya dan lingkungan, tiga unsur penting dalam usaha yang berkelanjutan.

Dengan kolaborasi ini, pameran seni ‘RASA’ menutup tahun 2020 serta mengajak  untuk berkontemplasi terhadap perubahan yang terjadi.

“Mari kita mengeksplorasi RASA, melihat di sekeliling kita, menatap ke depan. Jalan tak akan pernah sama. Harapan tak pernah hilang, hanya kadang kita tak percaya,”kata Art Director, Abdes Prestaka.

Salah satu perupa yang ikut terlibat dalam pameran ini adalah perupa muda asal Tabanan, I Gusti Ketut Adi Dewantara.

“Pameran ini mengajak kita semua untuk mengolah rasa agar kita tetap intropeksi dan berkaca bersama alam dan lingkungan ditengah pandemi.

Masing-masing seniman dengan "pengalaman indranya" berusaha menyuguhkan ide dan gagasan lewat karya terbaiknya,” paparnya. 

(rb/mus/mus/JPR)

 TOP