alexametrics
Minggu, 24 Jan 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Anjing yang Menerkam Enam Warga Gianyar Dibunuh dan Dibuang ke Sungai

Dinas Terkait akan Eliminasi dan Vaksinasi

08 Januari 2021, 19: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

Ilustrasi anjing liar

Ilustrasi anjing liar (DOK RADAR BALI)

Share this      

GIANYAR - Teror anjing liar di Banjar Silungan dibenarkan Anak Agung Dharma Putra, kelihan dinas setempat. Dia mengatakan, nasib anjing tersebut dikabarkan sudah terbunuh.

“Ada informasi, anjing sudah dibunuh dan dibuang ke sungai. Mungkin warga spontan melakukan itu, saat dicari ke sungai bangkainya sudah hilang hanyut,” ujarnya.

Warga berharap, Dinas Pertanian Bidang Kesehatan Hewan Kabupaten Gianyar memberikan perhatian terhadap kasus gigitan ini.

“Anjing itu sempat kontak dengan anjing lain. Kami mohon agar dilakukan vaksinasi rabies di sini,” pintanya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Made Raka, yang membidangi peternakan mengatakan kasus gigitan tersebut sudah diatensi.

“SOP (Standar Operasional Prosedur) secara umum, kalau ada kasus seperti ini penanganan awal korban mendapatkan VAR di Puskesmas. Otomatis tim di Puskesmas mengontak petugas terdekat,” jelasnya.

Begitu mendapat informasi, Petugas Puskeswan akan mendatangi lokasi.

“Petugas kita di Puskeswan I (Ubud dan Payangan) pasti sudah ambil langkah-langkah,” tegasnya.

Apabila kasus mengarah ke rabies, maka akan dilakukan eliminasi selektif sekaligus mengadakan vaksinasi rabies bagi anjing peliharaan di banjar itu.

“Eliminasi selektif bagi anjing liar yang kemungkinan sempat kontak dengan anjing liar yang menggigit 6 warga ini,” terangnya.

Sedangkan, bagi anjing yang sudah dipelihara, diminta memelihara dengan baik.

“Dikandangkan maupun diikat dan diberi pakan. Kalau ada jadwal vaksinasi, divaksin,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, enam warga di Banjar Silungan, Desa Lodtunduh, Ubud, Gianyar diterkam anjing liar. Anjing itu diduga mengidap penyakit rabies.

(rb/yor/dra/mus/JPR)

 TOP