KUTA, Radar Bali.id- Sederet lapak-lapak atau rombong tempat jualan berbahan kayu dibangun rapi, berderet di kawasan Pantai Kuta. Tujuannya adalah agar tertata rapi. Enak dipandang mata.
Namun, lain harapan, lain kenyataan. Lapak-lapak itu tak banyak dilirik. Akibatnya lapak berbahan kayu banyak tak digunakan pedagang di Pantai Kuta dan terkesan mangkrak. Malah ada yang memakainya sebagai tempat istirahat tidur warga sekitar, Sabtu (18/11/2023).
Sangat disayangkan sekali kondisi ini jadi mubazir sarana yang diberikan pemerintah Badung. Seharuanya ini terkondisi dengan baik agar fasilitas yang diberikan lebih berguna buat kesejahteraan warga sekitar pantai Kuta. [*]
Editor : Hari Puspita