MANGUPURA, Radar Bali.id - Pariwisata di Badung, khususnya di kawasan Kuta Utara lumayan bisa bernapas lega, terkait kemacetan di Canggu. Pasalnya, proyek shortcut Canggu-Tibubeneng akan di-launching pada tanggal (10/1/2024) mendatang.
Untuk diketahui, proyek jalan sepanjang 332 meter dengan lebar 8 meter ini dibangun di Simpang Padonan, Desa Tibubeneng. Kawasan tersebut juga dikenal sebagai salah satu titik kemacetan di Kuta Utara.
"Nanti tanggal 10 Januari kita akan launching shortcut di Tibubeneng-Canggu. Itu lumayan loh. Padahal kami menyelesaika pekerjaan itu tidak lebih dari dua bulan," tutur Bupati Giri Prasta, saat ditemui pada Kamis (4/1/2024).
Baca Juga: Lapor Pak! Shortcut Canggu-Tibubeneng Ditutup Sementara dari Malam hingga Dini Hari
Tetapi komunikasi dengan masyarkat agar diberikan lahan itu dijadikan shortcut yang memakan waktu lama."Karena saya punya prinsip semua masalah tidak bisa kita selesaikan sendiri. Tetapi saya yakin semua masalah ada solusinya," sambungnya.
Adapun total lahan yang terdampak dari proyek shortcut ini yaitu seluas 2.623,37 meter persegi. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Ida Bagus Surya Suamba membenarkan launching shortcut siap dilakukan pada tanggal (10/1/2024) mendatang.
"Betul tanggal 10 Januari akan dibuka. (Progres saat ini) tinggal menunggu jadwal pengaspalan saja," ungkapnya, kemarin (5/1/2024).
Diberitakan sebelumnya, proyek jalan tersebut menggunakan alokasi dana APBD perubahan 2023 sebesar Rp6,2 miliar untuk pembangunan jalan sekaligus pedestrian.
"Harapannya akan mengurangi kemacetan yang diakibatkan oleh Simpang Tibubeneng-Canggu-Tanah Lot," kata Suamba.
Lebih lanjut, kemacetan yang terjadi di Gumi Keris juga diupayakan dengan rencana pembangunan Underpass Simpang Jimbaran-Nusa Dua, Jalan Lingkar Badung Selatan, hingga proyek LRT yang akan dilakukan groundbreaking di bulan Januari ini. [*]