Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cegah Abrasi, Pedagang di Pantai Kuta Bikin Tanggul Mandiri, Begini Aksinya

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Sabtu, 13 Januari 2024 | 17:15 WIB
CEGAH ABRASI: Salah seorang pedagang di Pantai Kuta tengah memnbuat karung pasir untuk mencegah abrasi Pantai Kuta Badung Bali
CEGAH ABRASI: Salah seorang pedagang di Pantai Kuta tengah memnbuat karung pasir untuk mencegah abrasi Pantai Kuta Badung Bali
 
KUTA, radarbali.id- Ketika menyusuri Pantai Kuta, nampak karung-karung berisikan pasir atau tanggul terpasang di area berjualan para pedagang. Salah satunya yang terpasang mini bar milik Ketut Sammy, 24.

Sebanyak 40 hingga 50 karung pasir dipasangnya sejak tiga bulan lalu. Tanggul ini bertujuan untuk meminimalisir dampak dari abrasi di area bar yang sudah berdiri sejak enam tahun ini.

"Meminimalisir ditariknya pasir ke dalam laut. Kalau ada abrasi, (ditangani, red) manual pakai sekop. Jadinya sebisa mungkin meminimalisir," tuturnya ketika ditemui di Pantai Kuta, kemarin (12/1).
 
Baca Juga: Kendrick, Mantan Jurnalis yang Kini Geluti Bisnis Berkompetisi ke DPRD Denpasar, Gemakan Sport Tourism untuk Pariwisata Bali

Selain meminimalisir dampak abrasi, tanggul ini dipasangnya untuk menjadi akses wisatawan untuk turun ke bagian bawah pantai. Terlebih wisatawan yang sudah berumur biasanya kesulitan untuk turun karena tidak ada penopangnya.

Adapun tanggul ini dipasangnya dengan menggunakan dana pribadi. Menurutnya, jika ia tak berinisiatif lebih dulu, masih belum pasti kapan akan ada penanganan dari pihak terkait.

"Untuk sekarang sih masih pakai dana pribadi. Ini baru pertama kali pasang. Soalnya belajar dari tahun-tahun lalu, setiap tahun pasti ada saja abrasi yag lebih keras," kata Sammy.
 
Baca Juga: COOLTECH, Mudahkan Mengenal dan Memahami Diri untuk Meraih Kemandirian Mental, Spiritual dan Material

Satu karung pasir dibelinya dengan harga yang cukup murah dari langganannya, yakni Rp3 ribu. Sehingga untuk dipasang di barnya, minimal uang yang dikeluarkan masih ada di bawah Rp100 ribu.

Ketika proses awal pemasangan tanggul, ia dihadapi abrasi yang membuat karung-karung berserakan. Kendati demikian, para pemilik bar lainnya ikut bergotong royong untuk membangun kembali tanggulnya.

Tanggul ini hanya dipasang sedikit di areanya berjualan dan tidak sampai di bagian depan, karena dapat mengganggu akses jalan.
 
Baca Juga: Tegas! Pegawai Bea Cukai Pangeran dan Nia Dicopot dan Tak Lagi Bertugas di Bandara Ngurah Rai

Alhasil, tanggul ini dinilainya lumayan sukses untuk mencegah dampak abrasi dan mempertahankan space barnya. Sehingga wisatawan yang berbelanja di tempatnya bisa duduk-duduk sembari menikmati keindahan Pantai Kuta.

"Jadinya lebih banyak orang bisa duduk di sini. Makin gampang jadinya untuk menarik perhatian tamu ke sini," sambungnya.

Sebelum dipasang, ia pun sudah berkoordinasi dengan Satgas Pantai Kuta dan diingatkan agar tidak sampai menghalangi jalan. Karena mereka mengizinkan pemasangan tanggul yang dipergunakan untuk akses jalan.
 
Baca Juga: Wajah Baru Bali United Basketball, Jadi Pemecut Pemain Lokal, Begini Targetnya di IBL 2024

Lebih lanjut, tanggul ini diperkirakan bertahan dalam hitungan bulan saja. Pasalnya, karung-karung pasir kebanyakan diinjak-injak oleh orang yang melintas. Ditambah lagi kondisi panas dan hujan yang membuatnya makin rapuh.

Sammy pun mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah terkait untuk mencegah dampak abrasi di Pantai Kuta.

"Sebenarnya sih ini sudah bagus, cuma lebih ke perhatian terhadap pasirnya saja. Karena saat abrasi kan banyak pasir yang ke bawah lagi ke dalam, space kita banyak berkurang," paparnya.
 
Baca Juga: Pemeliharaan Pasar Tradisional di Karangasem Ditiadakan, Usut Punya Usut, Ini Masalahnya

Diharapkannya agar ke depannya pihak-pihak terkait bisa membantu para pedagang untuk mengambil pasir lagi, setelah kehilangan pasir di areanya masing-masing pasca abrasi.***
 
 
 
Editor : M.Ridwan
#bikin tanggul #puluhan karung pasir #abrasi #cegah abrasi #pedagang di pantai Kuta