MANGUPURA, Radar Bali - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Putu Parwata menerima audiensi dari manajemen Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Kabupaten Badung, kemarin (11/2) di kediamannya. Pertemuan ini berkaitan dengan permohonan dukungan terhadap pengembangan layanan kesehatan.
Pihak rumah sakit telah memaparkannya dalam Rencana Strategi Bisnis RSD Mangusada Kabupaten Badung Tahun 2021-2026.
"Saya memberikan apresiasi kepada RSD Mangusada sudah bisa menyampaikan proposal ke kami di DPRD. Di mana proposal itu tujuannya untuk menjadikan RSD Mangusada sebagai rumah sakit unggulan," tuturnya.
Dari pemaparan pihak manajemen, terdapat beberapa item yang memang dibutuhkan untuk pelayanan di rumah sakit.
"Disampaikan bahwa yang menjadi prioritas adalah masalah radioterapi. Ini sangat membutuhkan alat yang cepat, karena bangkernya sudah ada dari tiga tahun lalu," sambungnya.
Oleh karenanya, Parwata menyarankan agar segera dieksekusi dengan KSO. Pasalnya, KSO memiliki keunggulan dengan pelayanan yang lebih cepat daripada menunggu pembahasan APBD.
Sedangkan hal-hal yang lain yang memang tidak menganggu pelayanan akan diusulkan dalam APBD Badung. Pemkab Badung pun telah berkomitmen akan selalu mendorong kinerja maupun pelayanan RS beserta alat-alatnya.
"Kami akan mendorong bagaimana pelayanan dan fasilitas RS bisa lebih bagus dan maju, sehingga menjadi rumah sakit unggulan di Bali," kata Parwata.
Direktur RSD Mangusada, dr. Ketut Darta dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa pengembangan layanan kesehatan yang dilaksanakan oleh manajemen RSD Mangusada sangat memerlukan dukungan dari pemangku kebijakan. Termasuk di dalamnya dukungan dari DPRD Badung.
Editor : Rosihan Anwar