Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

TPID Kabupaten Badung Rutin Gelar Operasi Pasar Murah, Jelang Hari Raya Kuningan dan Nyepi

Made Dwija Putera • Sabtu, 9 Maret 2024 | 04:09 WIB

 

STABILKAN PASAR: Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Badung telah melaksanakan operasi pasar murah selama dua hari, Selasa-Rabu (5-6/3/2024). (Diskominfo Badung)
STABILKAN PASAR: Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Badung telah melaksanakan operasi pasar murah selama dua hari, Selasa-Rabu (5-6/3/2024). (Diskominfo Badung)

MANGUPURA, Radar Bali – Menjelang hari raya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Badung, telah menyelenggarakan operasi pasar murah untuk menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, bekerja sama dengan Perum Bulog Divisi Regional Bali, Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana dan UMKM Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Badung, I Made Widiana, mengatakan operasi pasar murah ini digelar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti Galungan, Kuningan, Nyepi, Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, baik dengan anggaran APBD maupun  secara mandiri dengan melibatkan Bulog Bali dan Perumda Pasar dan Pangan MGS.

Sebab pada hari raya besar biasanya identik dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, seperti pada periode Maret-April 2024, diperkirakan terjadi potensi peningkatan harga, terutama harga pangan.

Hal itu diperkirakan karena adanya peningkatan terhadap permintaan masyarakat, serta adanya dampak EL Nino yang masih berlangsung.

“Untuk itu, masyarakat sangat membutuhkan kegiatan operasi pasar murah agar mampu menjaga stabilitas harga serta dapat menyediakan kebutuhan pokok yang harganya terjangkau dan sesuai dengan HET, seperti beras SPHP yang disediakan oleh Bulog dengan HET Rp.10.900/kg atau Rp.52.500/5 kg,” jelas Widiana.

Lebih lanjut, terkait realisasi inflasi pada periode HBKN beberapa tahun terakhir yang secara umum telah terkendali dengan baik, diharapkan dapat diwujudkan kembali di tahun ini.

“Untuk itu, dalam rangka menjaga laju inflasi selama periode Kuningan, Nyepi serta Hari Raya Idul Fitri tahun 2024, diperlukan upaya pengendalian inflasi.

Di antaranya dengan menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga dan komunikasi yang efektif,” ungkapnya.

Kegiatan operasi pasar murah ini, digelar selama dua hari, yakni untuk hari Selasa, tanggal 5 Maret 2024, dilaksanakan di Lapangan Parkir Pura Sada,  Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi.

Selanjutnya, pada hari Rabu, tanggal 6 Maret 2024 dilaksanakan operasi pasar murah di Jaba Pura Desa, Desa Mekar Buana, Kecamatan Abiansemal.

Ada pun komoditas yang dipasarkan adalah barang kebutuhan pokok, antara lain, beras, minyak goreng, gula pasir, aneka bumbu (cabai, bawang merah, bawang putih), telur ayam ras,  daging ayam ras, aneka sayuran  dan buah-buahan. (dwi)

Editor : Rosihan Anwar
#hari raya kuningan #nyepi #bupati badung giri prasta #pasar murah #pemkab badung