MANGUPURA, radarbali.id – Cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang telah melanda wilayah Bali. Bahkan untuk di Badung telah dihantam 80 bencana alam di 46 lokasi.
Dominan bencana alam pohon tumbang. Bahkan sampai memakan satu korban jiwa yang terjadi di Banjar Kiadan, Pelaga, Petang.
Bencana terjadi saat adanya hujan deras disertai angin kencang. Seperti di Desa Adat Peminge, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan sempat terjadi angin puting beliung yang merusak sejumlah rumah warga.
Baca Juga: Astungkara! Dua Lulusan Bali United Youth Dipanggil Bergabung Timnas U20
Ada 14 kerusakan yang terjadi akibat hujan disertai angin puting beliung, yang rusak atap rumah warga.
Ada juga satu rumah warga rusak akibat puting beliung di Jimbaran. Selain itu pohon tumbang di 46 lokasi, tanah longsor, senderan jebol, pelinggih roboh, bale gong roboh, dan kebakaran.
Kalaksa BPBD Badung, Wayan Darma mengatakan, bencana muncul di sejumlah kecamatan yang ada di Badung. Bencana ini terutama terjadi saat mendekati perayaan Hari Raya Nyepi pada 11 Maret 2024.
Baca Juga: RANS Nusantara FC vs Bali United: Boyong 21 Punggawa untuk Misi Balas Dendam di Laga Tandang
“Sebelum Nyepi kami melakukan penanganan bencana di wilayah Badung selatan. Setelah Nyepi bergeser ke Badung utara,” ujar Darma, saat dikonfirmasi Jumat (16/3).
Terkait banyaknya bencana tersebut, masyarakat yang mengalami kerugian materiil dapat mengajukan permohonan bantuan. Hal ini sesuai dengan ketentuan, permohonan ditujukan kepada Bupati Badung.
“Sesuai dengan arahan pimpinan, itu (bantuan) menggunakan dana Belanja Tak Terduga,” ucap mantan Camat Petang tersebut.
Sementara dari permohonan tersebut akan diturunkan Tim Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna). Jika ada rumah atau Pura di lingkungan permukiman pihaknya mengaku akan bekerjasama dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).
“Untuk anggaran yang disiapkan di tahun 2024 kurang lebih Rp 70 miliar. Namun tidak semua untuk penanggulangan bencana di BTT, mencakup seluruh kegiatan yang tidak direncanakan,” jelasnya.***
Editor : M.Ridwan