Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Wabup Suiasa Tinjau Lokasi Kebakaran Panti Asuhan di Dalung, Ini Langkah yang Dilakukan Pemkab Badung  

Made Dwija Putera • Senin, 5 Agustus 2024 | 02:57 WIB

 

MENINJAU: Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, meninjau Yayasan Asih, Panti Asuhan Wisma  Anak Harapan, Jalan Anom, No. 2 Untal-Untal, Dalung, pasca kebakaran, Minggu 4 Agustus 2024.
MENINJAU: Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, meninjau Yayasan Asih, Panti Asuhan Wisma Anak Harapan, Jalan Anom, No. 2 Untal-Untal, Dalung, pasca kebakaran, Minggu 4 Agustus 2024.

MANGUPURA, Radarbali.id - Panti Asuhan Wisma  Anak Harapan dari Yayasan Asih berlokasi di Jalan Anom, No. 2 Untal-Untal, Dalung, Kuta Utara mengalami musibah kebakaran, Sabtu lalu. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa langsung melakukan peninjauan ke lokasi kejadian, Minggu 4 Agustus 2024. Bahkan siap untuk melakukan kajian untuk perbaikan panti asuhan tersebut.

 

Pada peninjauan ke lokasi, Wabup. Suiasa diterima perwakilan dari BPBD, Dinas Sosial, Kecamatan Kuta Utara, Pemerintah Desa Dalung, BPD Dalung, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

 

Di lokasi,  Wabup Suiasa melihat langsung puing-puing akibat kebakaran yang meludeskan bangunan panti asuhan seluas 1 are. Peninjauan ini juga untuk mengecek bangunan yang terbakar guna membuat kajian sehingga dapat dibantu oleh pemerintah daerah sekaligus menyerahkan bantuan dana pribadi Rp 5 juta.

 

Wabup Suiasa  mengatakan bahwa kehadirannya sebagai wujud kepedulian pemerintah serta membangun kesadaran kolektif yaitu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.

 Baca Juga: Waspada! Ini Pemicu Kebakaran Rumah di Pemogan, Anak Kecil Berhasil Diselamatkan

 ”Kehadiran kami guna memberi motivasi dan semangat kepada anak-anak panti asuhan serta pengurus yayasan agar tidak ada rasa kecewa, ketakutan dan kehilangan semangat,” jelasnya.

 

Selain itu, pihaknya  ingin menumbuhkan semangat, menjaga dan memupuk kesabaran mereka dalam menghadapi sebuah cobaan. ”Musibah ini semua ditentukan oleh Tuhan, pasti juga Tuhan sudah memberi jalan yang lebih baik ke depannya,” jelas Suiasa.

 

Suiasa berharap instansi terkait segera melakukan kajian sehingga musibah ini dapat dinormalisasi dan anak-anak di panti asuhan dapat beraktivitas sebagaimana mestinya.

 

Karena kehadiran panti asuhan ini untuk mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan dan memberikan hak-hak yang kayak bagi anak-anak. ”Segera lakukan kajian untuk berbuat semaksimal mungkin sesuai ketentuan yang berlaku. Kita mencoba secara fisik bangunan juga sarana prasarana bisa kita bantu. Semoga kegiatan panti asuhan dalam membangun sumber daya manusia dapat berlangsung secara normal kembali,” harap Suiasa.

 Baca Juga: Api Muncul dari Kamar 9, Owner The Amasya Villas Rugi Puluhan Miliar, 19 Unit Ludes

Sementara Pendeta Ferdinand Ludjie selaku perwakilan panti asuhan menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Badung yang berkesempatan hadir meninjau musibah kebakaran di Panti Asuhan Wisma Anak Harapan Dalung.

 

Pihaknya juga mengapresiasi respon cepat yang dilakukan Pemerintah Badung untuk memadamkan kebakaran serta mengambil langkah-langkah cepat mengamankan anak-anak sehingga tidak trauma.

 

”Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan motivasi dari semua pihak mulai dari Pemerintah Badung, kecamatan, desa, desa adat, lingkungan maupun tokoh-tokoh agama dan masyarakat sehingga kami kuat dan bangkit dari keterpurukan,” terangnya.

 Baca Juga: Laundry Ludes, Karyawan Alami Luka Bakar, Terobos Api Selamatkan HP

Sementara Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Badung A.A Istri Swandewi mengatakan bahwa Dinas Sosial (Dinsos) Badung melalui Pendamping Rehabilitasi Sosial Badung, Putu Ratih Kusumadewi langsung meninjau ke lokasi kebakaran, Sabtu lalu.  

 

Kondisi seluruh anak  saat ini dalam keadaan baik tidak ada korban jiwa dan saat ini anak diungsikan sementara di rumah anak pemilik panti asuhan. Jumlah anak dalam panti terdapat  50 orang yang terdiri dari  anak laki-laki  30 orang dan  anak perempuan  20 orang.

 

 Jumlah pengasuh  10 orang   terdiri dari pengasuh tinggal dalam panti  3 orang dan  pengasuh tinggal di luar panti  7 orang.  ”Intervensi yang telah kami lakukan yakni memberikan  kasur lipat 20 buah, selimut 22 lembar, terpal 5 lembar, makanan siap saji 4 dus (40 buah),” jelasnya.

 

Namun untuk kebutuhan panti asuhan saat ini yakni membutuhkan peralatan makan, masak, seragam sekolah, sepatu sekolah anak, peralatan tulis sekolah, matras untuk tempat tidur anak sementara dan vitamin. ***

 

 

Editor : Made Dwija Putera
#wabup suiasa #kebakaran #panti asuhan #Desa Dalung