MANGUPURA, Radarbali.id – Peringatan tragedi Bom Bali I pada 12 Oktober mendatang. Tugu Peringatan Kemanusiaan Bom Bali atau monument Ground Zero berada di kawasan Jalan Raya Legian, Kuta, Badung mulai diperbaiki. Selain itu, kondisi tembok area monument juga sudah mengalami keretakan. Sehingga pada peringatan nanti, monument tersebut sudah bersolek.
Kepala Dinas Pariwisata Badung, I Nyoman Rudiarta tak menampik bahwa saat ini telah ada perbaikan di areal monumen Bom Bali di Legian. Perbaikan di monumen Bom Bali dilakukan karena setiap tahun melaksanakan peringatan tragedi kemanusiaan itu. Selain itu juga sempat viral di media Australia berkenaan kondisi daripada monumen Bom Bali.
”Di dalam melakukan pembenahan area monumen, kita melihat dari pemantauan bahwa banyak sekali orang duduk di areal sekitar, kita melakukan perbaikan tembok retak, lantai pecah, akses disabilitas kita benahi, pintu rusak, termasuk air mancur dan lampu juga diperbaiki,” jelasnya Rudiarta, Rabu 7 Agustus 2024.
Lebih lanjut, perbaikan monument ini juga tidak mengubah konsep dan bentuk daripada monumen Bom Bali. Melainkan hanya melakukan pergantian material yang rusak dan menghidupkan aksesoris pendukungnya. ”Adanya perbaikan ini nantinya benar-benar menjadi ikon atau monumen yang terpelihara dengan baik,” ungkapnya.
Selama masa perbaikan, area sekitar monument dibatasi dengan pemasangan pagar dan ditutup untuk kunjungan umum. Perbaikan telah berlangsung mulai bulan Juli hingga 6 Oktober 2024, sehingga saat pelaksanaan acara doa perdamaian, kondisi monumen sudah bagus.
Sesuai data dari LPSE Badung Nilai Pagu Paket Rp. 550.444.000,00 dan Nilai Harga Perkiraan Sementara Paket Rp Rp. 547.736.096,33 yang bersumber dari APBD Badung tahun 2024. Pengerjaan proyek ini dimenangkan oleh PT. Sari Muncul Megunung dengan nilai kontrak Rp. 502.496.715,00. Jangka waktu pelaksanaan pengadaan pekerjaan konstruksi selama 90 (sembilan puluh) . Waktu pemeliharaan 730 (tujuh ratus tiga puluh) hari kalender. ***
Editor : Made Dwija Putera