Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Peduli Pertanian,  Gelar Upacara Bendera  Peringatan Kemerdekaan RI ke-79 di Tengah Sawah

Made Dwija Putera • Minggu, 18 Agustus 2024 | 01:32 WIB
APEL KEMERDEKAAN: Kegiatan Apel Kemerdekaan RI ke-79 STT Acarya Perkasa dan warga Banjar Blungbang, Penarungan di tengah sawah, Sabtu 17 Agustus 2024.
APEL KEMERDEKAAN: Kegiatan Apel Kemerdekaan RI ke-79 STT Acarya Perkasa dan warga Banjar Blungbang, Penarungan di tengah sawah, Sabtu 17 Agustus 2024.

MANGUPURA, Radarbali.id-  Banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-79 yang berlangsung, Sabtu 17 Agustus 2024. Salah satunya Sekaa Teruna Teruni (STT) Acarya Perkasa, Banjar Blungbang, Desa Penarungan, Badung memilih untuk melangsungkan Upacara Bendera di tengah sawah. Acara yang langsung dihadiri  dan dipimpin langsung oleh tokoh masyarakat setempat, I Wayan Suyasa dan juga masyarakat setempat berlangsung khidmat.

Persiapan upacara berlangsung mulai 6.30. Para masyarakat mulai memasuki areal persawahan itu dengan menggunakan atribut merah putih. Yakni mulai bendera merah putih, pita merah putih dan lainnya.

Kemudian, mereka pun memulai Upacara Bendera sekaligus pengibaran bendera merah putih di tengah sawah itu. Para peserta upacara juga berbaris dari pematang sembari memberikan penghormatan kepada sang saka merah putih.

Ketua Panitia Acara  I Putu Hendrik Gita Saputra mengatakan bahwa pengibaran bendera merah putih di tengah sawah ini ide kali pertama dari tokoh masyarakat I Wayan Suyasa. Para pemuda menyambut antusias dan langsung menyediakan tempat untuk pengibaran bendera peringatan Kemerdekaan RI.

 Kemudian pada sore harinya juga dilanjutkan aneka lomba-lomba untuk masyarakat. Selain itu pemilihan upacara di tengah sawah juga berharap kesejahteraan para petani bisa ditingkatkan.

“Kami harapkan pemerintah memberi perhatian lebih kepada petani, misalnya memberikan bantuan pupuk, penyuluh dan lain sebagainya. Intinya bisa lebih berpihak kepada petani lah,” jelasnya saat ditemui di sela-sela acara.

Tokoh Masyarakat Penarungan, I Wayan Suyasa sangat mengapresiasi m segala kegiatan positif yang dilakukan masyarakat. Terlebih para STT Acarya Perkasa telah melaksanakan aktivitas ia sangat apresiasi bagaimana mereka melakukan kegiatan upacara bendera di lokasi pertanian.

Karena sebagian besar wilayah Mengwi sebagian besar pertanian. “Harapan generasi milenial ke depan, pemimpin memberikan perhatian yang besar bagi pertanian dalam arti luas. Bagaimanapun pendapatan daerah di Badung begitu besar, bagaimana kembali kepada masyarakat secara langsung,” terang Ketua DPD Golkar Badung ini.

Ia juga menyentil karena selama ini selalu bahasanya bangga jadi petani dan ia sendiri membalikkan itu yakni membahagiakan dulu petani baru bisa bangga menjadi petani. Caranya tentu memberikan dana stimulus mau pun pendampingan kepada petani agar betul mereka menjadi petani profesional yang unggul dan bermartabat serta mendapat hasil yang membanggakan. diharapkan pemerintah harus hadir dari pra menanam, pupuk dan lainnya disubsidi langsung.

Semua diberikan petani agar ada pendamping intelektualitas petani. Mereka juga diberikan support oleh pemerintah dalam hal ini ada dana stimulusnya, sehingga petani tenang dalam bertani.

“Kalau kita kasi modal dalam kurun waktu 3-4 bulan panen dan diberikan pendampingan saya yakin menghasilkan kualitas lebih baik. Disaat panen dana itu dikembalikan ke pemerintah tanpa bunga, jadi mereka tidak beban lagi dari awal membutuhkan modal untuk bertani,” jelas politisi yang siap maju untuk Badung 1 ini.

Ia juga mengakui selama ini dunia pertanian hanya digunakan lifestyle mau pun jargon di saat ada kepentingan saja. Terlebih di tahun politik, isu pertanian kerap menjadi isu seksi untuk dibahas dan didengungkan.

“Kita harapkan ke depan terlepas dari pariwisata Badung, kita jangan lupa roh kita pertanian. Nah ini lah tugas kita bagaimana menyeimbangkan pariwisata dalam hal alam, adat dan budaya, itu menyebabkan pariwisata hadir, itulah peran pemerintah memperhatikan penuh agar petani bahagia,” terangnya. Di Akhir acara juga ada undian doorprize untuk para peserta dengan hadiah perabotan rumah tangga, dua ponsel dan dua sepeda gunung. ***

 

Editor : Made Dwija Putera
#STT Acarya Perkasa #Ketua DPD Golkar Badung #kemerdekaan ri ke 79 #I Wayan Suyasa