Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Badung Local Supply Expo 2025: Pertemukan Pelaku Usaha Pertanian dengan Industri Pariwisata

Made Dwija Putera • Senin, 22 Desember 2025 | 17:30 WIB
EXPO: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan menggelar Badung Local Supply Expo 2025 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (18/12).
EXPO: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan menggelar Badung Local Supply Expo 2025 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (18/12).

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan menggelar Badung Local Supply Expo 2025 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan mempertemukan pelaku usaha pertanian dengan pelaku usaha pariwisata di Badung.

”Kegiatan ini menjadi wadah bertemunya pelaku pariwisata dengan pelaku usaha pertanian, sekaligus sebagai media promosi produk-produk pertanian lokal di Kabupaten Badung,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana.

Ia menjelaskan, expo ini mempertemukan distributor, pelaku usaha tani, UMKM, ekonomi kreatif, asosiasi, serta pengusaha pariwisata. Melalui kegiatan ini diharapkan produk UMKM lokal dapat dipromosikan dan masuk ke industri pariwisata.

Wijana berharap, seluruh hasil pertanian di Badung dapat terserap oleh sektor pariwisata. Selain itu, kegiatan ini juga membuka wawasan petani terkait pemasaran, kebutuhan standar produk, sertifikasi, serta tuntutan pasar pariwisata.

”Kita harapkan petani dan pengusaha pariwisata bisa saling menjajaki kerja sama karena saling membutuhkan, sehingga hasil pertanian lokal bisa terserap dengan baik,” katanya.

Ada sebanyak 200 pelaku pariwisata dilibatkan, mulai dari pimpinan hotel, general manager, pengelola kafe, hingga pusat perbelanjaan.

Selain itu, tersedia 25 stan UMKM yang menampilkan produk-produk lokal yang telah melalui proses kurasi.

Badung Local Supply Expo 2025 juga diramaikan dengan kegiatan table top yang diisi oleh Bali Food Industry serta memperkenalkan hasil masakan produk lokal yang dimasak langsung oleh Chef Una.

Sementara Ketua PHRI Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan pemkab Badung. Pihaknya menginginkan tidak hanya produk lokal Badung, namun produk pertanian semestinya bisa ter-cover.

”Kegiatan ini perlu dibahas lebih lanjut karena hanya Badung yang bisa melaksanakan, mengingat ada 105.000 kamar hotel lokasinya di Badung.

Jadi jika menyerap sektor pertanian di Badung saja mungkin kurang dan mungkin bisa menyerap produk di seluruh Bali,” jelasnya.

Diakui jika semua produk petani terserap dengan baik, maka tidak akan ada polemik-polemik seperti yang ada di Jatiluwih. ”Ke depan kita perlu adakan FGD terkait dengan hal ini,” pesannya.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengakui, temu usaha ini juga sejalan dengan visi Kabupaten Badung dalam mewujudkan pariwisata Badung yang berkualitas berdasarkan nilai-nilai Nangun Sat Kerti Loka Bali. Dari visi tersebut dituangkan ke dalam tujuh misi yang disebut Sapta Kriya Adi Cipta.

”Ada tiga visi yang berkaitan dengan pertanian dan pariwisata di antaranya; misi 4, mengintegrasikan pembangunan sektor pertanian dengan sektor pariwisata, misi 5, meningkatkan kualitas infrastruktur publik di kawasan pariwisata, permukiman serta membangun jaringan jalan baru dan misi 7 yaitu meningkatkan pariwisata Badung berkualitas,” pungkasnya. 

Editor : Rosihan Anwar
#Dinas Pertanian dan Pangan Badung #Diskominfo Badung #Badung Local Supply Expo