Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pohon Natal Tujuh Meter dari Besek Pindang Hiasi Keheningan Malam Kudus di Kapel Tegal Jaya

Adrian Suwanto • Kamis, 25 Desember 2025 | 14:34 WIB
KHIDMAT NATAL : Prosesi perayaan Natal di Kapel Rumah Khalwat Tegal Jaya, Jalan Kubu Gunung, Dalung, Badung.(adrian suwanto/radar bali)
KHIDMAT NATAL : Prosesi perayaan Natal di Kapel Rumah Khalwat Tegal Jaya, Jalan Kubu Gunung, Dalung, Badung.(adrian suwanto/radar bali)

 

DALUNG, Radar Bali.id– Suasana khidmat dan penuh kreativitas menyelimuti perayaan malam Natal di Kapel Rumah Khalwat Tegal Jaya, Jalan Kubu Gunung, Dalung, Badung, Rabu (24/12/2025).

Di tengah kesyahduan doa, sebuah pemandangan unik mencuri perhatian: sebuah "Pohon Terang" setinggi tujuh meter yang terbuat dari ribuan besek bambu—wadah tradisional yang biasa digunakan untuk menjual ikan pindang di pasar.

Pohon Natal ramah lingkungan ini ditata apik dengan padu padan anyaman daun kelapa kering. Saat lampu warna-warni dinyalakan, besek-besek sederhana tersebut bertransformasi menjadi instalasi seni yang cantik dan semarak, melambangkan kesederhanaan lahirnya Sang Juru Selamat.

Prosesi Pemberkatan yang Sakral

Ibadah yang dimulai pukul 18.00 Wita ini diawali dengan prosesi pemberkatan patung kanak-kanak Yesus. Di bawah pimpinan Romo Klemen, umat melakukan arak-arakan menuju dekorasi kandang domba di dalam kapel untuk menempatkan patung tersebut sebagai simbol kehadiran Kristus di dunia.

Suasana kapel terasa begitu sakral dengan pendar cahaya lilin dan aroma rangkaian bunga segar, membawa umat larut dalam pujian, pembacaan Kitab Suci, serta renungan malam yang mendalam.

Pesan Natal: Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga

Dalam suasana penuh syukur, perayaan tahun ini mengusung tema nasional: "Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga." Pesan ini terasa sangat relevan di tengah situasi dunia yang sedang menghadapi tantangan peperangan dan bencana alam.

"Melalui tema ini, kita diingatkan betapa beratnya kehilangan anggota keluarga akibat konflik maupun bencana. Namun, sukacita Natal membawa harapan agar mereka yang menjadi korban mendapat tempat di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan," ungkap pesan dalam renungan tersebut.

Momentum Persaudaraan dan Toleransi

Bagi umat Katolik di Dalung dan sekitarnya, malam Natal di Kapel Tegal Jaya bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah momentum untuk memperkuat iman, menumbuhkan kasih, serta menjaga api toleransi antar sesama.

Penggunaan bahan lokal seperti besek pindang dan daun kelapa juga menjadi pesan kuat bahwa kemuliaan Natal dapat dirayakan melalui kesederhanaan dan kepedulian terhadap alam sekitar.[*]

Editor : Hari Puspita
#badung #nataru #perayaan natal #Phon Natal