MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Warga kampung Islam Angantiga, Petang, Badung telah melakukan pemotongan hewan kurban pada hari raya Iduladha di Masjid Baiturrahman, Rabu (27/5). Spesialnya, bantuan hewan kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto juga disalurkan di Masjid Baiturrahman yakni 2 ekor sapi kurban dengan berat total 1 ton.
M. Ramsudin selaku Kepala Kampung Angantiga dan Ketua Panitia Kurban tahun 2026 menjelaskan, tahun ini, warga Masjid Baiturrahman Angantiga mendapatkan bantuan hewan kurban sebanyak sapi 6 ekor, kambing 23 ekor. Termasuk bantuan 2 sapi kurban Presiden RI telah diterima Selasa lalu.
”Hari ini (Rabu, kemarin) telah dilaksanakan pemotongan hewan kurban semuanya. Pemotongan ini melibatkan warga kami sebanyak 130 orang,” jelas M. Ramsudin saat ditemui di sela-sela pemotongan hewan kurban, Rabu 27 Mei 2026..
Lebih lanjut, sebelum dan sesudah dipotong hewan kurban dilakukan pemeriksaan dari Tim Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Badung, Mahasiswa FKH Unud dan Dokter Hewan mandiri dari PDHI.
”Hewan kurban sudah dicek kesehatannya sebelum dan sudah dipotong. Semua hewan sehat dan dagingnya layak untuk dikonsumsi,” ungkapnya.
Selanjutnya, daging kurban ini disalurkan kepada penerimanya untuk masyarakat yang membutuhkan dan juga kepada orang yang kurang mampu. Selain itu, daging kurban ini juga disalurkan kepada umat Hindu yang ada di wilayah Angantiga.
Sebab, mereka masih menjalankan tradisi Ngejot atau membagikan daging kurban kepada saurat umat Hindu.
”Kami sudah mewarisi turun temurun tradisi ngejot ini. Karena kami selalu bersilaturahmi walau beda agama dan keyakinan, kami tetap akur dan menjalin hubungan yang baik. Sebab, di hari raya ini kami bersukacita, saudara kami juga ikut merasakan sukacita ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tahun ini pihaknya sangat bersyukur perayaan Iduladha ni dapat berjalan lancar. Sebab, tahun ini juga meningkat hewan kurban yang masuk.
”Secara khusus kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden RI yang telah menyumbangkan hewan kurban ini ke kami. Mudah-mudahan hari raya Iduladha tahun berikutnya bisa lebih meningkat lagi dan khidmat menjalani ibadah ini,” jelasnya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung Anak Agung Ngurah Raka Sukadana menambahkan, ketentuan teknis bantuan kemasyarakatan Presiden RI berupa sapi kurban yaitu sapi yang dipilih harus memenuhi persyaratan kesehatan hewan dan memiliki bobot minimal 600 kg serta maksimal 1.100 kg.
”Untuk Kabupaten Badung, proses seleksi dan penelusuran sapi kurban dilakukan secara bersama-sama oleh Tim Pusat, Tim Provinsi Bali, dan Tim Kabupaten Badung melalui pemeriksaan administrasi, kesehatan hewan, serta penimbangan bobot badan sapi di lapangan,” jelasnya, Rabu (27/5/2026).
Berdasarkan hasil penelusuran dan seleksi lapangan yang dilakukan oleh Tim Pusat, Tim Provinsi Bali, dan Tim Kabupaten Badung, tidak ditemukan sapi Bali dengan bobot minimal 600 kg di wilayah Kabupaten Badung yang memenuhi ketentuan bantuan kemasyarakatan Presiden RI.
Memperhatikan kondisi tersebut, kemudian dilakukan pembahasan dan koordinasi lebih lanjut sehingga diputuskan bahwa bantuan sapi kurban untuk Kabupaten Badung dapat diberikan dalam bentuk lebih dari satu ekor sapi, dengan total bobot keseluruhan tidak melebihi 1.100 kg.
”Dari hasil penelusuran lapangan, ditemukan 2 (dua) ekor sapi Bali milik warga bernama Nyoman Tenaya yang beralamat di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan,” ungkapnya.
Selanjutnya, kedua sapi tersebut diverifikasi kembali oleh Tim Sekretariat Presiden bersama Tim Provinsi Bali dan Tim Kabupaten Badung, meliputi pemeriksaan kesehatan hewan, kondisi fisik, umur ternak, serta kelayakan sebagai hewan kurban.
Berdasarkan hasil verifikasi dan proses negosiasi yang dilakukan oleh Tim Sekretariat Presiden, ditetapkan bahwa 2 (dua) ekor sapi milik Nyoman Tenaya tersebut dipilih dan dibeli sebagai bantuan kemasyarakatan Presiden RI berupa sapi kurban untuk Kabupaten Badung.
”Bantuan sapi kurban Presiden RI untuk Kabupaten Badung telah diserahkan Selasa lalu kepada Masjid Baiturrahman, Angantiga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Pemilihan masjid penerima bantuan dilakukan oleh pihak Kesra Provinsi Bali dengan berkoordinasi bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Badung,” pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan