RADAR BALI - Isak tangis menyelimuti proses pemulangan jenazah SL (24), pemuda asal Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
SL menjadi korban meninggal dunia dalam insiden tabrak lari maut yang terjadi di Jalan HOS Cokroaminoto, Sempidi, Denpasar Utara, tepat di depan Nasi Tempong Mas Pras, pada Minggu (31/5/2026) tengah malam.
Setelah selesai menjalani penanganan medis di Denpasar, jenazah korban langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Kalibaru untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga besar.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 23.48 WITA. Kecelakaan bermula saat SL yang mengendarai sepeda motor Honda Stylo bernomor polisi DK 4832 AFJ bergerak beriringan dari arah utara menuju ke selatan.
Korban saat itu membonceng rekannya, RAA (33), seorang pria asal Banyuwangi yang tinggal di Perumahan Uma Asri Residence Sempidi, Mengwi, Badung.
Tepat di belakang motor korban, sebuah truk besar yang belum diketahui nomor pelatnya melaju di jalur yang sama. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara motor memperlambat kecepatannya karena berniat untuk berputar balik. Namun petaka terjadi, bagian samping kanan badan truk menyenggol motor korban.
Senggolan itu membuat pengendara motor kehilangan kendali lalu terjatuh ke aspal.
Saat terjatuh, posisi tubuh korban masuk ke dalam kolong kendaraan dan seketika terlindas oleh ban belakang sebelah kanan truk besar tersebut.
Benturan dan gilasan roda truk membuat nyawa pemuda asal Kalibaru itu tidak dapat diselamatkan. Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) akibat mengalami luka parah di bagian kepala dan wajah.
Mengetahui kendaraan yang dikemudikannya melindas pemotor, pengemudi truk misterius tersebut sama sekali tidak menghentikan kendaraan untuk memberikan pertolongan. Pelaku justru langsung menginjak pedal gas dan memacu kendaraannya melarikan diri meninggalkan TKP ke arah selatan.
Warga yang melihat kejadian tersebut segera melapor ke pihak terkait pada pukul 23.50 WITA. Setelah menerima informasi dari Pusdalops, ambulans Pantastis BPBD Kota Denpasar dari Pos GSD langsung diarahkan menuju lokasi kejadian.
Pada Senin (1/6/2026) pukul 00.30 WITA, petugas ambulans dengan sandi Merak 3 tiba di lokasi untuk melakukan tindakan penanganan dan mengevakuasi jenazah korban menuju kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (Sanglah), Denpasar.
Sementara itu, rekan yang diboncengnya, RAA, beruntung dapat selamat dari maut. Pria asal Sempidi ini hanya mengalami luka ringan berupa lecet pada kaki kanan dan kiri, serta patah tulang pada jari telunjuk kaki kanannya.
Setelah dilakukan penanganan awal dan visum di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, pihak keluarga langsung mengurus proses pemulangan jenazah menggunakan ambulans darat menuju Kalibaru, Banyuwangi.
Hingga saat ini, Anggota Unit Gakkum Satlantas Polresta Denpasar telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.
Polisi juga tengah memeriksa secara intensif rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang jalur Jalan Cokroaminoto guna mengidentifikasi nomor polisi kendaraan pelaku dan memburu pengemudi truk yang kabur tersebut.***
Editor : Ibnu Yunianto