Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pedestrian Kuta-Legian Dikebut, Dilarang Parkir di Jalan Pantai Kuta dan Kabel Masuk Tanah

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 6 Juli 2026 | 13:22 WIB
Kawasan Pantai Kuta. Jalan Pantai Kuta akan dilengkapi trotoar 3,5 meter di dua sisi, ditetapkan sebagai kawasan bebas parkir.
Kawasan Pantai Kuta. Jalan Pantai Kuta akan dilengkapi trotoar 3,5 meter di dua sisi, ditetapkan sebagai kawasan bebas parkir.

 

RADAR BALI - Wajah kawasan wisata Kuta-Legian dipastikan bakal berubah total. Pemerintah Kabupaten Badung langsung tancap gas melakukan lompatan besar untuk mempercantik estetika ruang publiknya.

Tak main-main, sebuah proyek mercusuar berupa penataan jalur pedestrian mewah kini tengah dikebut untuk mengintegrasikan dua magnet wisata utama, yakni Pantai Kuta hingga Pantai Padma, Legian.

Untuk tahap pertama, fokus pengerjaan menyasar sepanjang sisi timur Jalan Pantai Kuta.

Jalur pejalan kaki di sana dirombak total dengan dimensi baru yang sangat longgar, yakni memiliki lebar mencapai 3,5 meter dan panjang trotoar nantinya akan mencapai 1,5 kilometer.

Konsepnya pun dibuat kekinian, ramah pejalan kaki, serta dipermanis dengan keberadaan taman mini di sepanjang koridor jalan untuk memanjakan wisatawan yang berjalan kaki.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung juga tidak hanya sebatas memperlebar trotoar.

Masalah klasik yang selama ini merusak pemandangan, seperti semrawutnya kabel utilitas (listrik dan telekomunikasi) yang bergelantungan, juga disapu bersih. Semua kabel kini dipaksa masuk ke bawah tanah lewat sistem underground utility.

Karena pelebaran trotoar ini otomatis memakan bahu jalan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan kantong-kantong parkir terpusat.

Begitu kantong-kantong parkir rampung, sepanjang ruas jalan Pantai Kuta hingga Legian akan menjadi kawasan kawasan bebas parkir.

Sebagai gantinya, pemkab tengah mematangkan rencana penyediaan sistem transportasi publik berbasis listrik untuk mengangkut wisatawan dari kantong parkir menuju area pantai.

Ketegasan pemkab ini rupanya mendapat lampu hijau dan dukungan penuh dari para pelaku usaha serta asosiasi akomodasi pariwisata di sepanjang jalur Kuta.

Bahkan, bangunan-bangunan nakal yang terbukti melanggar batas sempadan jalan langsung ditertibkan tanpa pandang bulu demi estetika wilayah.

Dalam cetak biru jangka panjang, setelah penataan sisi timur selesai, giliran sisi barat yang berbatasan dengan tembok penyengker pantai yang akan digarap.

Proyek ini diproyeksikan terus menyodok ke utara hingga menembus kawasan Pantai Padma, Legian.

Jika semua interkoneksi jalur pedestrian ini rampung, kawasan pesisir Kuta-Legian dipastikan bakal menyuguhkan atmosfer baru yang jauh lebih tertata, estetik, dan makin memikat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.***

Editor : Ibnu Yunianto
#pantai padma #Proyek Pedestrian Badung #Wisata Kuta Legian #pantai kuta #pemkab badung