Kawal Aspirasi FSPM, 235 Polisi Pastikan Aksi Damai di Tuban Tetap Kondusif

Andre Sulla • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:34 WIB
GERUDUK: Personel Polresta Denpasar mengawal aksi penyampaian aspirasi FSPM Regional Bali di depan Kantor PT Angkasa Pura Support (APS) Cabang Denpasar, Jalan Bypass Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung, Kamis (27/8/2026). (ADRIAN SUWANTO/radarbali.id)
GERUDUK: Personel Polresta Denpasar mengawal aksi penyampaian aspirasi FSPM Regional Bali di depan Kantor PT Angkasa Pura Support (APS) Cabang Denpasar, Jalan Bypass Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung, Kamis (27/8/2026). (ADRIAN SUWANTO/radarbali.id)

 

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Ratusan personel kepolisian dikerahkan mengawal penyampaian aspirasi Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Regional Bali di depan Kantor PT Angkasa Pura Support (APS) Cabang Denpasar, Jalan Bypass Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung, Kamis (27/8). Sebanyak 235 personel Polresta Denpasar disiagakan untuk memastikan aksi yang diikuti sekitar 45 massa tersebut berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas di kawasan Tuban.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, SIK., mengatakan, sejak aksi dimulai sekitar pukul 11.10 Wita hingga berakhir pukul 13.30 Wita, situasi berlangsung kondusif.

Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan komunikasi dan pelayanan kepada peserta aksi.

“Dari awal hingga berakhir penyampaian aspirasi damai dari rekan-rekan FSPM Regional Bali bersama koalisi mahasiswa dan LBH Bali berjalan sangat tertib, lancar dan kondusif,” ujar Ariasandy, Kamis (27/8/2026).

Pengamanan di lapangan dipimpin Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol Ketut Suaka Purnawasa. Sementara massa aksi dikoordinatori Ida Dewa Made Rai Budi Darsana.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan persoalan perselisihan ketenagakerjaan serta Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap enam pekerja PT APS. Mereka mendesak agar status PHK tersebut dicabut sekaligus meminta pemenuhan hak-hak pekerja.

Aspirasi disampaikan secara bergantian melalui orasi. Meski membawa sejumlah tuntutan, jalannya aksi tetap berlangsung damai tanpa tindakan anarkis.

Ariasandy menegaskan, Polri menghormati hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin undang-undang. Karena itu, pengamanan dilakukan untuk memastikan hak menyampaikan aspirasi berjalan beriringan dengan terjaganya keamanan dan ketertiban umum.

 

Setelah seluruh tuntutan disampaikan, massa kemudian membubarkan diri secara mandiri dan teratur sekitar pukul 13.30 Wita.

Tidak ada gangguan berarti selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengapresiasi para peserta orasi dan koordinator lapangan yang mampu menjaga komitmen untuk menyampaikan aspirasi secara damai tanpa tindakan anarkis,” tegasnya.

Arus lalu lintas di Jalan Bypass Ngurah Rai, Tuban, juga terpantau tetap lancar. Kepolisian memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman hingga massa meninggalkan lokasi.

Ariasandy turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut menjaga situasi tetap kondusif. 

Dia mengimbau seluruh elemen masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi agar selalu mengedepankan komunikasi, tertib hukum, dan menjaga keamanan bersama.

“Kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar setiap tindakan penyampaian aspirasi di wilayah hukum Polda Bali terus mengedepankan komunikasi yang baik, tertib hukum, dan menjaga kondusifitas daerah,” pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
fspm bali demo pekerja Angkasa Pura Support APS