Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Waduh! Bloody Hell, Bali United Kalah di Babak Overtime, Coach Tony Diusir Dari Pertandingan

M.Ridwan • Jumat, 17 Februari 2023 | 04:30 WIB
KALAH DRAMATIS: Anthony Garbelotto Ejected pertandingan lawan Bumi Borneo
KALAH DRAMATIS: Anthony Garbelotto Ejected pertandingan lawan Bumi Borneo
SURABAYA,radarbali.id - Situasi sulit dihadapi oleh Bali United di menit-menit akhir kuarter keempat melawan Bumi Borneo Basketball Pontianak di laga Indonesian Basketball Legue (IBL) 2023 di Surabaya, kemarin (16.2)  Mereka harus kehilangan head coach Anthony Garbelotto yang menerima technical-foul kedua. Peristiwa tersebut terjadi di sisa satu menit, di mana Bali United masih memimpin dengan skor 77-72. Coach Tony terpaksa diusir dari permainan (ejected) karena sudah dua kali technical-foul.

Bloody Hell, ending dari pertandingan ini. Bali United menelan pil pahit kekalahan pada overtime dengan skor tipis. Padahal Bali United unggul dari babak awal dan kuarter keempat.  Satu menit terakhir Bumi Borneo menyeret Bali United Basketball Club ke babak overtime. Bumi Borneo akhirnya menang dengan skor 85-81, di DBL Arena, Surabaya.

Pada kuarter kedua, Dior Lowhorn terpaksa dikeluarkan dari permainan (ejected) karena melakukan unsportsmanlike-foul dan technical-foul. Sebelum dikeluarkan dari permainan Lowhorn berhasil mencetak 15 poin dan delapan rebound untuk Bali United. Bermain tanpa Lowhorn sangat sulit bagi Bali United untuk bisa bertahan di paint area.

Drama juga terjadi di babak kedua, di mana head coach Anthony Garbelotto sudah menerima technical-foul saat turun minum, malah melakukan protes keras di sisa satu menit kuarter keempat. Dia juga diusir dari permainan (ejected). Situasi ini memungkinkan bagi anak-anak Bumi Borneo menyamakan kedudukan. Calvin Chrissler yang berjasa membuat skor sama kuat (77-77) dengan layup. Sementara itu, upaya tembakan terakhir dari Bima Riski Ardiansyah dianggap sudah melewati batas waktu permainan.

Dengan hasil ini Bali United harus menelan kekalahan ketujuh. Mereka akan bertanding lagi Jumat ini (17/2) menghadapi Satya Wacana Salatiga. Bima Riski Ardiansyah tidak ingin larut dari kekalahan bertubi-tubi. Meski, para pendukung mencaci maki yang memenuhi kolom komentar, Bima menenangkan meminta berhenti menyalahkan siapapun. Lebih baik terus berbenah, ia yakin pasti banyak cara untuk menang. "Kalau Bali United tim yang bagus secara attitude dan skill pasti bisa. Pasti akan banyak cara memenangkan setiap pertandingan," ungkap pemilik nomor punggung 27 ini. (feb/rid)

  Editor : M.Ridwan
#kalah di babak overtime #bloody hell #Bali United Basketball #Anthony Garbelotto diusir #bali united vs bumi borneo