RadarBali.id- Kapten Timnas Thailand, Elias Dolah, bek anyar Bali United tampil memukau dari menit pertama hingga menit ke 71. Dalam debut pertamanya tersebut, ia berhasil beradaptasi dengan partnernya, Kadek Arel untuk menjaga jantung pertahanan Bali United.
Berada digaris pertahanan, Dolah pun menjelma menjadi tembok besar yang menyulitkan para pemain PSM Makassar untuk membuat peluang. Namun fisik yang kurang maksimal membuatnya harus diganti. Wajar saja, belum seminggu dia datang ke Indonesia dan persiapan minim untuk pertandingan super ketat ini pun harus dilakoninnya.
Dalam pertandingan tersebut, tak sedikit pemain Bali United yang harus ditarik keluar karena cedera. Sebut saja seperti Sidik Saimima, Eber Bessa dan lainnya. Bahkan dalam pertandingan sebelumnya, Irfan Jaya pun harus mengalami patah tulang dalam pertandingan di leg pertama.
Perjuangan para pemain Bali United hingga akhir pertandingan pun mendapatkan apresiasi dari para suporter Bali. Salah satunya disampaikan Ketut Subudi, Ketua Semeton Buldog, salah satu dari Bali United usai pertandingan kemarin.
“Semua pemain Bali bermain baik (kemarin). Strategi Teco juga bagus. Meski Bali United bermain sepuluh orang, namun masih bisa mengimbangi permainan PSM Makassar. Hingga akhirnya adu pinalti dan astungkara Bali bisa memenangkan pertandingan karena memiliki mental yang kuat,” ujarnya.
Pria asal Buleleng ini berharap Bali United untuk tidak terlalu puas dengan hasil ini. Sebab, Teco dan timnya dianggapnya masih kurang baik dalam penyelesaian akhir dalam setiap peluang yang tercipta.
Ia berharap, hal tersebut segera diatasi jelang Liga 1 akan dimulai. “Semua pemain tampil oke, tetapi kurang dipenyelesaian akhir saja. Semoga segera diperbaiki,” pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita