GIANYAR,radarbali.id - Bali United memasang para pemain terbaiknya saat menghadapi PSS Sleman di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar pada Sabtu (1/7). Namun, tim berjuluk Serdadu Tridatu tumbang di kandang sendiri dengan skor 0-1 meski menguasai jalannya pertandingan.
Dibabak pertama, Bali United mengunci serangan terhadap PSS Sleman. Statistik mencatat, dalam 45 menit normal, Bali United menguasai 66 persen permainan. Namun dari segi peluang, Bali United sangat mandul.
Ilija Spasojevic dan koleganya hanya memiliki satu kesempatan gol, sedangkan lawannya memiliki dua peluang gol meski minim menguasai bola. Ini pertanda kurang efektifnya serangan Bali United. Skor kacamata pun menguasai babak pertama.
Dibabak kedua, Bali United mencoba menekan dari menit awal. Namun saat sedang menyerang, kesalahan fatal dilakukan oleh gelandang Bali United, Brwa Nouri. Ia melakukan salah over ke belakang dan dimanfaatkan oleh pemain PSS Sleman, Ricky Cawor untuk menciptakan peluang melalui serangan balik.
Apesnya, Kiper Bali United , Adilson Maringa juga dalam kondisi maju diluar garis gawang. Hal tersebut pun dimanfaatkan Cawor dengan memberikan tembakan gantung yang berbuah gol di menit 47 tersebut. Skor pun berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan PSS Sleman.
Pasca tertinggal gol, Bali United terus melakukan serangan. Namun tak membuahkan hasil hingga peluit babak kedua berbunyi untuk mengakhiri pertandingan. Padahal, secara statistik, Bali United di babak kedua menguasai 70 penguasaan bola dengan 5 kali kesempatan gol.
Baca Juga: Cegah Kegaduhan, Sekolah Kelebihan Siswa di Jembrana Terapkan SPM dan Tambah Rombel
Pelatih Bali United, Stefano "Teco" Cugurra usai pertandingan meminta maaf karena kekalahan yang didapatkan di Dipta. "Kami meminta maaf ke suporter, karena kami punya beberapa peluang tapi tak bisa cipta gol. PSS Sleman bermain serangan balik dan kami bikin kesalahan sendiri. Untuk pertandingan ke depan harus perbaiki tim," ujarnya.
Selain itu, pelatih asal Brazil itu menyebut tim Bali United sendiri belum lengkap, karena masih ada dua pemain anyar yang belum bergabung. "Kami belum komplit dalam tim, kami tunggu dua pemain yang akan datang dan semoga akan menjadi lebih kuat," pungkasnya.
Sementara itu, Pelatih PSS Sleman, Marian Mihail mengatakan hasil kemenangan ini merupakan kerja keras dari para pemain di lapangan. "Kami kerja keras, kami mendapatkan keberuntungan dan kami layak mendapatkan kemenangan ini. Kami percaya kepada pemain di lapangan bisa bermain sesuai rencana taktik," pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan