GIANYAR,radarbali.id - Bali United telah terbang ke Hong Kong meninggalkan Bali melalui transit Jakarta hari Minggu (13/8) malam. Diketahui, Serdadu Tridatu, julukan Bali United akan memulai perjuangan di Kualifikasi Liga Champions Asia 2023/2024 menghadapi wakil Hong Kong, Lee Man FC hari Rabu (16/8) di Hongkong Stadium.
Total 23 pemain diboyong Pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra untuk memperoleh hasil terbaik di markas lawan pertama di Kualifikasi Liga Champions Asia 2023/2024 musim ini. Untuk diketahui, perjalanan dari Bali ke Hong Kong melalui transit Jakarta membutuhkan waktu lebih dari 12 jam.
Lelah? Tentu saja. Namun, hal ini tak semestinya menjadi alasannya karena Teco pernah menyebut bahwa para pemainnya adalah pemain professional yang tahu diri akan menjaga fisiknya. Sejatinya, pelatih asal Brasil tersebut tidak mempersoalkan soal fisik menghadapi Lee Man. Namun, justru yang jadi persoalan Bali United adalah melawan Persis Solo tiga hari kemudian.
Seperti yang diketahui, jadwal pekan ke-9 BRI Liga 1 2023/2024 yang dilakoni Bali United adalah hari Sabtu (19/8) mendatang di kandang Persis Solo. Artinya Bali United usai menyelesaikan tugas mewakili negara di Hong Kong akan berlanjut pada laga tandang kompetisi lokal di markas Laskar Sambernyawa.
Pihak Serdadu Tridatu pun meminta bantuan ke PSSI selaku federasi tertinggi sepak bola di Indonesia dan operator kompetisi, PT. Liga Indonesia Baru (LIB) terkait jadwal di Liga 1 musim ini, namun hingga berita ini ditulis, belum ada jawaban dari pihak PSSI. Teco pun memberikan opsi idealnya partai Bali United vs Persis Solo dilaksakan melihat jadwal kompetisi lain yang kosong.
“Untuk kapan waktu bertanding lawan Persis, saya pikir PSSI, PT. LIB dan Persis bisa setuju geser jadwal di bulan Desember saat jeda kompetisi atau saat FIFA Match Day di bulan September. Kita semua pasti mau sukses di internasional dan waktu paksa pertandingan tetap di Solo menurut saya situasi akan sulit dijalankan buat kami,” ujar Teco.
Pertimbangannya tentu soal fisik pemain. Secara ideal seorang atlet sepak bola usai menjalani suatu pertandingan harus memiliki waktu ideal recovery sekitar 72 jam usai menjalani satu pertandingan.
Memang jika melihat jadwal yang ada sudah memenuhi 72 jam tersebut, hanya saja pertandingan yang dijalankan Bali United sebelum bertemu Persis Solo adalah kompetisi Asia yang memerlukan waktu tambahan dalam perjalanan.
Sehingga waktu recovery 72 jam tersebut dirasa belum efektif bagi pasukan Serdadu Tridatu yang terpotong dengan jadwal perjalanan tim ke markas tim lawan. Terlebih biasanya Bali United jika menjalani partai tandang selalu tiba di kota tim lawan 2 hari sebelum pertandingan. Jika jadwal ini tetap berjalanan, maka efektifitas waktu kehadiran akan berkurang menjadi satu hari sebelum pertandingan.***
Editor : M.Ridwan