Hemmm! Kena 6 Kartu Kuning, 1 Kartu Merah, Sanksi Denda Menanti untuk Bali United
M.Ridwan• Kamis, 21 Desember 2023 | 16:00 WIB
KECEWA: Pemain Bali United Jajang Mulyana harus meninggalkan lapangan karena akumulasi kartu kuning menjadi kartu merah akibat keputusan wasit kontroversial Aidil Azmi saat kontra Persib Bandung.
GIANYAR, radarbali.id – Bali United dipastikan akan terkena sanksi dari pihak Komite Displin PSSI karena mendapatkan 6 kartu kuning dan satu menjadi kartu merah dari wasit kontroversial, Aidil Azmi saat menjamu Persib Bandung dalam lanjutan laga pekan ke 23 Liga 1 musim 2023/2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali pada Senin (18/12) lalu.
Sebab, regulasi mencatat, jika tim yang memperoleh lima atau lebih kartu kuning dalam satu pertandingan harus membayar sanksi denda. Biasanya tim harus membayar denda sebesar Rp. 50 Juta rupiah. Dalam pertandingan itu, Jajang Mulyana mendapatkan kartu merah karena dua akumulasi kartu kuning.
Selanjutnya ada Elias Dolah, Kadek Agung, Ricky Fajrin dan Ardi Idrus juga mendapatkan kartu kuning. Laga memang berjalan dengan tensi tinggi. Wasit juga mengeluarkan empat kartu kuning untuk para pemain Persib, seperti Nick Kuipers, Rezaldi Hehanussa, Ryan Kurnia dan David da Silva.
“Dua tim (Bali United dan Persib Bandung) main terbuka. Kami main di rumah (Dipta) pasti mau hasil positif dan Persib juga kerja keras di dalam pertandingan,” kata Pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra usai pertandingan terakhir di tahun 2023 ini dan Liga akan berlanjut pada bulan Februari 2024 nanti.
Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor kaca mata tersebut, kedua tim tentunya berbagi angka. Pelatih asal Brasil yang pernah mengarsiteki Persija Jakarta tersebut pun menerima dengan lapang dada.
“Kami harus terima satu poin. Usai laga ini kami libur dan waktu libur kami berada di posisi dua klasemen sementara. Kami harus istirahat dan nanti waktu balik, kami akan kerja keras lagi,” pungkasnya.
Sementara dukungan para suporter Bali United saat laga melawan Persib Bandung membawa aura yang berbeda. Biasanya, Stadion Kapten I Wayan Dipta sepi, namu dalam laga terakhir Bali United di tahun 2023, 10.607 penonton pun hadir. Sayangnya Ricky Fajrin dan koleganya tidak memberikan hadiah 3 poin untuk suporternya.
Meski laga berakhir tanpa gol, llimaks dukungan dengan kehadiran suporter di penghujung laga tahun 2023 menjadi penting. Bek kanan Bali United, Andhika Wijaya mengaku kecewa dengan hasil namun tetap mengapresiasi para penonton yang hadir langsung ke stadion. “Saya berterima kasih kepada suporter yang telah hadir untuk mendukung kami. Semoga kami ke depan bisa konsisten terus di papan atas,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra. Mantan pelatih fisik Surabaya ini pun mengaku rindu dengan suasana stadion yang ramai.
“Kami sangat senang. Sudah lumayan lama stadion tidak seramai seperti ini. Saya pikir ada dua suporter (Bali United dan Persib) di sini (Dipta) dan terus semangat dari dua tim menjadi lebih tinggi. Terima kasih untuk para suporter yang datang,” tutupnya.***