Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pengamat Terkejut Melihat Performa Bali United Basketball, Hendry Marshell: Jadi Tim Kuda Hitam

I Wayan Widyantara • Sabtu, 24 Februari 2024 | 18:05 WIB

 

KUDA HITAM: Pemain baru Bali United Surliyadin lakukan shoot.
KUDA HITAM: Pemain baru Bali United Surliyadin lakukan shoot.

DENPASAR,radarbali.id  – Pengamat olahraga Basket di Basket di Bali, Hendry Marshell mengaku terkejut dengan peforma Bali United Basketball di awal musim IBL 2024 kali ini.

Raihan hanya kalah sekali dari lima pertandingan menjadi faktor utamanya, padahal mereka tidak bertabur bintang di musim ini.

“Bali United Baksetball menang lagi bagus-bagusnya. Mereka memiliki modal besar, yakni dengan kekompakan tim yang mereka bangun sejak musim lalu. Hasilnya bisa mereka petik di musim ini,” ujarnya Jumat (24/2/2024).

 Baca Juga: Pj Gubernur Bali Menyatakan Tak Gentar, Klaim Taat Hukum Terkait Gugat Kakanwil ke PTUN

Awalnya memang sedikit pesimis. Terutama legiun asing yang didatangkan diluar dari ekpektasi tim sebesar Bali United Basketball.

Namun lambat laun penggemar mulai melihat pemain-pemain yang menonjol di tim Bali United saat ini.

Jika melihat statistik, sari sisi pemain asing, ada Kierell Green yang mampu mencetak 17,6 ppg dan 17,0 rpg.

Green menjadi ujung tombak dalam serangan Bali United, dengan akurasi tembakan mencapai 50 persen. Kemudian dari sisi pertahanan, Green mampu mencetak 12,2 defensive rebound per game dalam lima laga. 

Kemudian dari jajaran pemain lokal, ada Abraham Renoldi Wenas. Point guard utama Bali United tersebut tampil solid dengan mencetak rata-rata 12,4 ppg, 2,8 rpg, dan 5,8 apg.

Masalahnya, Abraham Wenas masih menjadi penyumbang turnovers terbanyak kedua di Bali United setelah Xavier Cannefax.

Jika itu bisa diturunkan, maka Abraham Wenas layak dimasukkan ke dalam kandidat peraih salah satu penghargaan individu tahun ini.

Baca Juga: Cek Fakta! Koperasi Ema Duta Mandiri Disebut Melanggar Perjanjian, Malah Cari Untung Besar

Catatan lainnya, Bali United masih belum mendapatkan kontribusi maksimal dari salah satu pemain asingnya yaitu Ryan Batte.

Sejauh ini, Batte hanya jadi penghangat bangku cadangan dengan hanya bermain 12 menit per laga.

Jika semua pemain asing bisa berkontribusi, maka bisa saja tim asuhan Anthony Garbelotto tersebut menjadi kuda hitam di IBL Tokopedia 2024.***

Editor : M.Ridwan
#kuda hitam #anthony garbelotto #Bali United Basketball #IBL 2024