Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

PSM Makassar vs Bali United, Kalah Segalanya dan Main Monoton, Teco: Kami Bermain Bagus!

I Wayan Widyantara • Senin, 26 Februari 2024 | 15:15 WIB

 

COBA GEDOR: Laga PSM Makassar versus Bali United di Stadion Batakan, Balikpapan dalam lanjutan pekan ke-25 liga 1 musim 2023/2024.
COBA GEDOR: Laga PSM Makassar versus Bali United di Stadion Batakan, Balikpapan dalam lanjutan pekan ke-25 liga 1 musim 2023/2024.

BALIKPAPAN, radarbali.id  – Permainan monoton Bali United saat meladeni PSM Makassar di Stadion Batakan, Balikpapan Kalimantan Timur membuat kesal berbagai pihak.

Banyak yang menilai gaya permainan Bali United sangat membosankan jika ditonton. Selain itu juga kerap mengulur-mengulur waktu pertandingan.

Hal tersebut membuat pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares juga sedikit kesal. Kekesalannya ditumpahkan kepada wasit, karena hanya memberikan waktu tambahan 3 menit saja.

Padahal, Bali United dianggapnya banyak menghentikan jalannya permainan.

“Wasit harus melihat, banyaknya momen yang dihentikan oleh lawan dan dari banyaknya momen tersebut, wasit hanya memberikan waktu tambahan sangat sedikit. Wasit harus memberikan banyak waktu tambahan,” ujar Tavares.

Diketahui, hasil akhir kedua tim memang berbagi poin. Skor kaca mata dalam pertandingan tersebut dikatakan Tavares menjadi kekurang beruntungan timnya.

Sebab, statistik mencatat, PSM Makassar jauh lebih unggul dari segi shoot on goal hingga penguasaan bola. 

Selain itu, Tavares juga mengaku harus mengubah strategi beberapa menit sebelum pertandingan di mulai.

Hal ini karena penyerang andalannya, Adilson mengalami cedera saat pemanasan. Meski begitu, momentum ini pun menjadi penting bagi pemain yang jarang diberikan kesempatan bermain unuk menunjukan performanya.

“Kami tidak ada keberuntungan dengan cederannya Adilson sebelum laga di mulai dan kami juga memiliki beberapa pemain yang cedera di Makassar namun ini akan menjadi peluang untuk pemain lain dalam menunjukan peformanya,” katanya, dengan nada berdalih.

Di sisi lain, Pelatih Bali United Stefano “Teco” Cugurra justru bangga melihat anak asuhnya dalam pertandingan tersebut.

“Soal hasil pertandingan, kami bermain bertahan bagus, dan kami juga bisa melakukan serangan balik. Kami bermain bagus, kami konsentrasi untuk bisa cetak satu gol dan seharusnya kita bisa menang,” kata Teco dengan percaya diri.

Baginya, permainan bagus yang ditunjukan saat menghadapi PSM Makassar di pekan 25 tersebut merupakan hasil kerja keras anak asuhnya selama jeda panjang kompetisi.

“Kami kerja keras dalam latihan dan kami bisa main bagus. Kami punya banyak peluang untuk bisa cetak gol namun belum bisa cetak gol,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh gelandang Bali United, Gede Sunu. Ia menyebut, keberuntungan menjadi faktor utama mereka tidak bisa membawa timnya pulang dengan tiga poin.

“Pertandingan bagus, hanya kami kurang beruntung belum bisa bawa tiga poin, dan hanya bisa bawa 1 poin. Pertandingan selanjutnya kami akan perbaiki,” pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
#stadion batakan balikpapan #PSM Makassar vs Bali United #Pelatih Bali United Stefano Cugurra #Bertahan #monoton