GIANYAR, radarbali.id – Ilija Spasojevic dalam dua laga terakhir dijadikan sebagai full starter oleh Pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra.
Satu gol pun tercipta darinya melalui titik putih ke gawang PS Barito Putera. Dalam menghadapi PSIS Semarang, bukan tidak mungkin Spaso akan kembali dijadikan starter kembali.
Pemain naturalisasi berusia 36 tahun tersebut memang pernah jaya pada masanya. Namun dimusim ini Ia hanya baru mecetak 6 gol saja.
Penurunan kuantitas gol dan performa di musim ini juga menimpa Privat Mbarga. Padahal kedua pemain tersebut sempat menjadi andalan di lini depan.
Banyak yang menduga jika penurunan kualitas Privat Mbarga karena kesulitan beradaptasi dengan stiker Bali United, Jefferson Assis.
Namun sejak yang dimainkan Spaso, Privat digadang-gadang mulai menemukan kembali peformanya. “Spaso sama Privat sudah lama main bersama. Sudah punya chemistry bagus,” kata Teco.
Baca Juga: Menu Sarapan, Bubur Ayam Kuah Kare Mantap dan Cocok untuk Keluarga, Begini Cara Membuatnya!
Namun pelatih asal Brasil tersebut juga membantah jika duet antara Jefferson dan Privat tidak cocok.
Dalam sejumlah pertandingan, duet keduanya juga tetap berbahaya bagi musuh.
“Jefferson juga sudah bagus di beberapa pertandingan sama Privat,” sebut pria yang juga mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya tersebut.
Jika melihat catatan, Jefferson belakangan ini memang kesulitan untuk mencetak gol. Hal ini tak lepas karena kurangnya supporting untuknya dalam mencetak gol.
Di musim ini, Jeff, panggilan akrabnya baru mencetak 10 gol dari 21 kali pertandingan yang lakoninya. Jeff sendiri menjadi pemain tersubur dalam urusan cetak gol di Bali United.
Sementara itu, Spaso dari 24 kali dimainkan, baru mencetak 6 gol. Spaso memang di musim ini lebih sering dicadangkan dan kerap dimasukan di menit 70 untuk menggantikan Jeff.
Sedangkan Privat Mbarga sebagai second stiker baru menciptakan 5 gol dari 24 kali dimainkan.***
Editor : M.Ridwan