Selama Ramadhan Bali United Latihan Malam, Fadil Sausu: Asal Makanan Sehat dan Vitamin
Ni Kadek Novi Febriani• Sabtu, 9 Maret 2024 | 10:20 WIB
TERBIASA PUASA: Salah seorang pemain Bali United beragama Islam Fadil Sausu mengaku sudah terbiasa main atau letap latihan meski bulan puasa. Baginya yang penting makan sehat dan vitamin.
DENPASAR,radarbali.id - Bagaimana dengan pemain Bali United saat menjalankan ibadah puasa ramadhan?Jadwal pemain Bali United saat bulan ramadan akan dilakukan malam hari untuk menghormati para pemain yang beragama Islam menjalani ibadah puasa.
Pelatih Bali United Stefano "Teco" Cugurra tidak ada masalah pada bulan Ramadhan ini karena sebelumnya tim yang dijuluki Serdadu Tridatu sudah pernah melewati latihan saat bulan puasa.
Terlebih Bali United telah memiliki lapangan sendiri yakni Training Center (TC) Purnama dengan fasilitas yang mewah sehingga tidak ada kesulitan lagi harus meminjam atau menyewa tempat seperti sebelumnya.
Apalagi fasilitas yang memadai dilengkapi pencahayaan lampu yang berkualitas baik sehingga tidak perlu pusing menghadapi kondisi saat puasa.
"Biasa latihan malam. Setelah yang Muslim buka puasa. Baru kita latihan saya pikir tidak ada masalah tetap ada intensitas latihan," kata Mantan Pelatih Persebaya dan Persija ini kemarin.
Teco memastikan saat bulan Puasa tidak akan memengaruhi kualitas pemain dalam bertanding pada Liga 1 ini. Teco berharap dapat mencapai target dan memberikan yang terbaik.
"Kami ingin liga tahun ini lebih bagus kami punya lapangan sendiri seperti liga sebelumnya. Bisa pakai lapangan Purnama punya lampu disana buat BU tidak ada masalah bulan ini main malam juga pemain kami," katanya Teco berharap Bali Unuted bisa tetap di posisi empat besar tidak tergeser sehingga di papan klasemen.
Sementara itu diwawancarai terpisah dengan Fadil Sausu Gelandang Bali United mengatakan saat puasa nanti pemain Muslim menjaga stamina dengan asupan makanan yang sehat dan bergizi serta dibantu dengan vitamin.
Pria kelahiran Palu ini sudah terbiasa dengan jadwal latihan kalau bulan puasa karena telah tinggal lama di Bali.
"Dari pemain pasti sudah tahu kebutuhan makanan atau minuman berbuka puasa dan istirahat yang baik karena latihan malam dan tanding malam," kata pemain yang berusia 38 tahun ini.
Ia juga telah mengetahui akan kemungkinan latihan malam di bulan puasa, tetapi itu diakuinya tidak ada masalah karena ia telah tinggal beberapa tahun di Bali yang selalu latihan malam saat bulan puasa.
"Tidak ada masalah cepat menyesuaikan sekarang lebih bagus lagi tempat latihan malam di training BU," tandasnya.***