Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Penyerang Sayap Bali United Privat Mbarga Maafkan Satu Pelaku Rasisme

I Wayan Widyantara • Kamis, 2 Mei 2024 | 11:00 WIB
 
DAMAI: Penyerang sayap Bali United akhirnya memilih damai memaafkan satu pelaku rasisme yang menyerangnya.
DAMAI: Penyerang sayap Bali United akhirnya memilih damai memaafkan satu pelaku rasisme yang menyerangnya.
 
TANGERANG, radarbali.id– Kasus rasisme yang menimpa penyerang sayap Bali United, Privat Mbarga akhirnya berakhir damai dengan satu orang dan satu orang lainnya masih dalam tahap pencarian.
 
Hal ini tak lepas dari pertemuan Privat Mbarga dengan Feby Ardiansyah selaku pemilik akun Instagram @ardiansyahfeby pada hari Senin (29/4) lalu di Tangerang.
 
Pertemuan mereka difasilitasi oleh pihak Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang diwakilkan oleh Ramdani Lestaluhu (Anggota Executive Committee), Gotcha Michel (Deputy Chief Executive), Jannes H. Silitonga (Head of Legal Division) dan Willy Kamaludin (Communication and Players Relation).
 
Baca Juga: Jamu Persib Bandung di Leg 1, Bali United Menolak Tunduk, Madura United Ladeni Borneo
 
Pelaku Feby Ardiansyah sebelumnya telah menghubungi pihak APPI untuk dipertemukan di Tangerang karena keterbatasan biaya untuk ke Bali.
 
Pada pertemuan ini juga, perwakilan klub Bali United FC dihadiri oleh Coach Muhammad Rasyid selaku asisten pelatih fisik dan Fery Muchlas sebagai analisis tim Bali United FC.
 
Mediasi ini berlangsung hangat dan Privat Mbarga dengan kebesaran hatinya memberikan maaf kepada satu pelaku atas perilakunya yang telah menghina dan mengancam melalui DM Instagram.
 
Baca Juga: Wow! KONI Klungkung Perlu Rp70 Miliar untuk Kawasan Olahraga Standar di Dalam Satu Kawasan
 
“Saya ini pesepakbola yang mencintai profesi saya dan bermain profesional untuk klub saya, Bali United. Kita sama-sama mencintai sepakbola, dan apa yang telat ia perbuat terhadap saya di media sosial tidaklah benar.” Ujarnya.
 
“Saya telah memaafkan dan setelah pelaku membuat video dan surat pernyataan diatas materai, Saya harap ia tidak akan pernah mengulangi perbuatan ini lagi kepada siapapun,” sambung Privat Mbarga.
 
Sementara itu, satu pelaku lainnya yaitu pemilik akun Instagram @godaydei hingga saat ini belum bertemu dan meminta maaf kepada Privat Mbarga. Privat Mbarga dibantu tim legal APPI akan melaporkan hal ini ke Polda Bali untuk diproses secara hukum sampai selesai.  
 
Baca Juga: Ratusan Buruh Turun ke Jalan Terus Suarakan Upah Naik, Polda Bali Kerahkan 520 Personil Gabungan
 
Seperti yang diketahui publik sepak bola Indonesia, salah satu penyerang sayap Bali United, Privat Mbarga memperoleh perlakuan tidak baik melalui pesan di sosial media miliknya. Hal itu berujung pada tindakan rasisme yang dilakukan oleh oknum pemilik akun Instagram @godaydei dan @ardiansyahfeby pada hari Minggu (31/3) lalu.
 
Pemilik akun tersebut memberikan kalimat atau komentar tidak senonoh dan tidak beretika di Direct Message (DM) Instagram milik Privat Mbarga. Sebagai kelanjutan hal itu, somasi terbuka dilayangkan Privat Mbarga pada 5 April 2024 untuk memberikan waktu permohonan maaf bagi kedua oknum tersebut.***
Editor : M.Ridwan
#privat mbarga #pelaku rasisme #bali united #rasisme