DENPASAR,radarbali.id – Mengawali kompetisi Liga 1 musim 2023/2024, pihak manajemen Bali United tidak memasang target juara.
Melainkan, manajemen meminta agar para pelatih dan pemain bisa membawa Bali United untuk bertenger di posisi empat besar.
Tidaklah mudah bagi Ilija Spasojevic dkk mengawali musim ini. Bermain tidak konsisten, terutama di laga kandang membuat tagar media sosial bergemuruh dengan meminta Pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra untuk out.
Tak hanya itu, pihak manajemen juga tanpa memberikan pertimbangan yang jelas mengeluarkan kebijakan untuk menaikan harga tiket. Problemnya, Bali United saat itu selain sering mendapatkan hasil minor, pola permainan Bali United juga buruk.
Di laga kandang, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pun sepi penonton. Namun perlahan, benang yang kusut ini pun kembali diperbaiki dan perlahan peforma Bali United juga mulai membaik.
Sempat tertahan di 6 klasemen sementara, beruntung tim yang berada di atasnya juga kurang konsisten. Sehingga jarak poin antar klub tidak terlalu jauh.
Akhirnya, Bali United pun bertengger di posisi tiga klasemen meski harus berjuang hingga sisa satu pertandingan saja.
Ini artinya, target manajemen Bali United untuk berada di empat besar atau masuk babak championship series pun tercapai. Di babak championship series, pihak manajemen ternyata tidak menaikan targetnya.
Ini artinya, para pemain Bali United akan bermain nothing to lose di babak champhionship series ini. Tidak ada target tertentu, yang ada adalah bisa bermain baik dan memiliki harapan untuk bisa lolos ke babak final tentunya.
“Tidak ada target baru dari manajemn. Tapi semua di dalam tim pasti mau lolos ke final,” kata Teco.
Seperti diketahui, Teco pernah berkiprah sebagai pelatih fisik di Persebaya Surabaya dan juga sebagai kepala pelatih di Persija Jakarta.
Di babak championship series, Bali United akan bertemu Persib Bandung, yang notabene adalah tim yang belum pernah merasakan kemenangan melawan Bali United sejak 2017 silam. Di musim ini, kedua tim pun sama-sama bermain imbang baik laga tandang maupun kandang.
Teco pun tentunya ingin mempertahankan rekor panjang ini sedangkan pihak Persib Bandung tentu memiliki rasa penasaran yang tinggi.
Menaklukan Bali United di leg pertama pada laga tandangnya ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada 14 Mei nanti tentu jadi target utama.
Sebaliknya, Ricky Fajrin dkk tentu juga tidak mau malu di kandang sendiri. Target kemenangan karena bermain di kadang tentu menjadi hal utama. Harapannya, dukungan suporter pun juga bisa menjadi kunci kemenangan nantinya.***
Editor : M.Ridwan