GIANYAR, radarbali.id – Sebuah penghargaan diraih oleh Bali United FC. Secara berturut-turut Bali United kembali menerima Lisensi Klub Profesional berdasarkan Keputusan Club Licensing Committee (CLC) PSSI Nomor: 002/CLC-PSSI/V/2024 hari Rabu (15/5) malam.
Lisensi Klub Profesional ini sekaligus sebagai berita gembira berkesempatan untuk tampil di kompetisi Asia. Yaitu, Liga Champions Asia 2, dan Liga Challenge Asia mewakili Indonesia dan juga tampil di Liga 1 musim depan.
Ketua Komite Lisensi, Timmy Setiawan dengan anggota Yakub Adi Krisanto, Asep Saputra, M. Hanafing Ibrahim, dan Juninho Widjaja telah memberikan status ini ke beberapa klub Liga 1 dan Liga 2 yang mengajukan melalui sistem Club Licensing Administration System (CLAS).
Proses Club Licensing tahun 2023/2024 dilakukan sebagai implementasi AFC Club Licensing Regulations dan PSSI Club Licensing Regulations.
Pelaksanaan waktunya dimulai pada 24 November 2023 hingga berakhir pada 30 Mei 2024.
Terdapat lima kriteria penilaian yang menjadi acuan dalam menentukan Club Licensing 2023/2024.
Kelima aspek tersebut mencakup kriteria olahraga, infrastruktur, personil dan administrasi, legal, dan finansial.
Hebatnya, Bali United selalu memperoleh Club Licensing ini setiap tahun sejak 2017 ketika Liga 1 pertama kali bergulir di Indonesia.
Club Licensing Officer Bali United FC, Richi Kurniawan menjelaskan bila pemenuhan syarat sebuah klub untuk mempertahankan status Klub Profesional setiap tahunnya tidak mudah.
"Pastinya kami dari manajemen bersyukur atas status Lisensi Klub Profesional yang kami terima,” ungkapnya.
Ini lanjutnya, menjadi tahun kedelapan Bali United masih menyandang status sebagai sebuah Klub Profesional yang bisa tampil di Liga Champions Asia, Liga Challenge Asia dan juga Liga 1 musim depan.
”Semoga lisensi yang kami peroleh ini juga mendukung prestasi tim ini semakin lebih baik kedepannya," ungkap Richi Kurniawan,” tukasnya.
Dari total 18 klub yang berada di strata tertinggi Liga Indonesia, hanya ada tiga klub yang berhasil masuk dalam tiga kategori tingkatan kompetisi yang bisa diikuti di musim depan yaitu Bali United FC, Borneo FC Samarinda dan Persik Kediri.
Adapun hasil rapat Komite Lisensi Klub adalah sebagai berikut :
Regulasi AFC Champions League 2 :
Granted : Bali United FC, Borneo FC Samarinda dan Persik Kediri
Granted with Sanction : Madura United FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung dan Persija Jakarta
*Regulasi AFC Challenge League :
*Granted : Bali United FC, Borneo FC Samarinda, Madura United FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, PSIS Semarang, Persik Kediri dan Rans Nusantara FC
*Regulasi Liga 1 :
*Granted : Bali United FC, Bhayangkara Presisi Indonesia FC, Borneo FC Samarinda, Madura United FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persik Kediri, PSIS Semarang dan Rans Nusantara FC
*Regulasi Liga 2 :
Granted with Sanction : Deltras FC
Untuk keputusan ini, klub dipersilahkan mengajukan banding sampai tanggal 23 Mei 2024 mendatang. PSSI Club Licensing Departement akan melakukan laporan terhadap hasil ini pada tanggal 30 Mei 2024 kepada AFC.***
Editor : M.Ridwan