DENPASAR, radarbali.id - Skuad Bali United musim depan tampaknya kualitasnya bergantung pada budget manajemen untuk mendatangkan pemain.
Belakangan ini, manajemen Bali United tampaknya juga sedang fokus membangun Training Center di Pantai Purnama, Gianyar. Biaya besar tentunya juga akan mempengaruhi keuangan untuk membangun skuad nanti.
Berkaca pada musim lalu, raihan dana dari uang tiket home yang minim dan sejumlah denda yang harus dibayarkan oleh pihak manajemen karena ulah oknum suporter yang menghidupkan flare dan kembang api juga menjadi repleksi dari segi keuangan.
Menanggapi ulah suporter tersebut, Pelatih Bali United pun tak bisa berkata banyak karena hal tersebut sudah diatur dalam regulasi. “Ya ada diperaturan liga. Waktu ada kesalahan, pasti ada denda dari federasi,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Bali United FC telah mengumumkan ke-8 pemain mereka yang sepakat akhiri kerja sama untuk musim depan yaitu kompetisi Liga 1 2024/25. Kedelapan pemain tersebut diantaranya 5 pemain lokal dan 3 pemain asing yang menghiasi skuad Serdadu Tridatu musim 2023/24.
Terperinci, kedelapan pemain yang dilepas adalah Muhammad Ridho, Fadil, Ramdani Lestaluhu, Jajang Mulyana, Haudi Abdillah, Mohammed Rashid, Jefferson Assis dan Eber Bessa.
Tahapan negosiasi tengah dilakukan oleh manajemen Serdadu Tridatu agar dalam waktu dekat dapat mengumumkan pemain baru yang akan bergabung di musim baru.***
Editor : M.Ridwan