DENPASAR, Radarbali.id -Pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra mulai percaya diri dengan para pemain asingnya, baik yang dipertahankan maupun yang baru bergabung. Saat laga piala Presiden misalnya, pelatih asal Brazil itu memuji penampilan Brandon Wilson meski gagal berbicara banyak di ajang pra musim tersebut.
Kemudian, di Liga 1, penampilan pemain asingnya juga disebutkan mulai maksimal meski memang hanya Kenzo Nambu yang belum menemukan ritme permainan. Saat laga kontra Persik Kediri di match perdana misalnya, Kenzo yang hadir sebagai pemain pengganti, kembali diganti di penghujung laga.
Kurang dari 50 menit, Kenzo memang sulit berkembang, terlebih untuk bisa menciptakan peluang. Justru Privat Mbarga, pemain asing yang dipertahankan Teco yang tampil gemilang dengan dua golnya. Meski diberikan kepercayaan nomor 10 untuk pemain naturalisasi Kamboja tersebut, Teco tidak hanya meminta gol, tetapi juga memberikan assist ke rekan timnya.
Baca Juga: Pelatih Bali United, Teco Puji Dua Jebolan Bali United Youth, Ini Alasanannya
“Mudah-mudahan musim ini dengan nomor punggung 10, dia bisa cetak banyak gol untuk Bali United dan memberikan assist ke teman lainnya agar hasil positif menyertai dalam tim,” ujar Teco.
Tidak hanya Privat, pemain lama yang dipertahankan, yakni Elias Dolah juga menarik perhatian. Kedisiplinannya dalam menjaga pertahanan, terlebih jika ditugasi untuk mengunci satu pemain lawan, selalu dilakukan dengan baik.
Namun, untuk mencari rekan duet yang tepat di jantung pertahanan juga sulit ia temukan. Di musim ini, Teco sudah menduetkannya dengan Bagas Adi, pemain lokal rekrutan anyar dari Arema FC. Keduanya dipasangkan saat ajang Piala Presiden, namun masih belum klop. Di liga 1 saat melawan Persik Kediri, Teco menggunakan formasi lunak. Dari 4-3-3 bisa menjadi 3-4-3.
Baca Juga: Berkat Counter Attack, Bali United Taklukan Macan Putih, Gol Perdana Maruoka dan Brace Privat Mbarga
Sehingga, Elias Dolah bisa berduet dengan Brandon Wilson di lini tengah maupun dengan Ricky Fajrin. Strategi ini cukup efektif, namun harus membuat pemain sayap seperti Yabes Roni harus ditarik mundur untuk mengisi peran Ricky Fajrin yang membantu pertahanan tengah jika Brandon berubah jadi gelandang.
Sementara di lini serang, peran striker baru, Everton juga masih belum pecah telur untuk mencetak gol untuk Bali United. Minggu (18/8) nanti, akan kembali menjadi ajang pembuktian mantan striker PSM Makassar itu untuk bisa pecah telur saat menghadapi Semen Padang. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Kapten, I Wayan Dipta, Gianyar sore hari. ***
Editor : Made Dwija Putera