Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bali United Libas Semen Padang, Skor 2-0, Kado Indah Hari Kemerdekaan untuk Suporter  

I Wayan Widyantara • Senin, 19 Agustus 2024 | 02:23 WIB

 

CETAK GOL- Privat Mbarga (merah) saat melesakkan gol ke gawang Semen Padang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu 18 Agustus 2024.
CETAK GOL- Privat Mbarga (merah) saat melesakkan gol ke gawang Semen Padang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu 18 Agustus 2024.

GIANYAR, Radarbali.id – Hasil positif kembali didapatkan Bali United saat menjamu tim tamu, Semen Padang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar,  Minggu 18 Agustus 2024. Ricky Fajrin dkk mampu menang dengan skor 2-0. Ini menjadi kado indah di hari Kemerdekaan untuk para suporter Bali United.

 

Jalan pertandingan diawali dengan minim peluang. Para pemain Bali United kesulitan mengembangkan permainan mengingat para pemain Semen Padang tampil disiplin. Bahkan peluang perdana baru terjadi di menit ke 19.

 

Saat itu, gelandang Bali United, Kenzo Nambu mendapatkan peluang melalui tendangan kaki kiri di area kotak penalti, namun tendangannya terlalu lemah sehingga mudah ditaklukan kiper Semen Padang, Diky Indriyana. 

 Baca Juga:   Main di Kandang Sendiri, Target Menang, Pelatih Bali United: Kami Butuh Dukungan dari Suporter

Tak lama kemudian, striker Bali United, Everton mendapatkan peluang di menit 24 yang mendapatkan umpan dari Rahmat Arjuna, namun sontekannya tidak mengarah gawang. Padahal saat itu ia sudah one by one dengan kiper lawan di depan gawang.

 

Semen Padang bukan tanpa perlawanan. Merasa sulit masuk ke kotak penalti lawan, para pemainnya mencoba melakukan tembakan di luar kotak penalti. Peluang terbaik didapatkan Bruno Dybal, gelandang serang Semen Padang di menit 32.

 

Namun Fitrul Dwi Rustapa yang menggantikan peran Adilson Maringan berhasil memblok tembakan tersebut. Sejumlah peluang memang terjadi hingga akhir babak pertama berakhir. Terutama tim Bali United, hanya saja pemainnya masih sulit melakukan finishing apik.

 Baca Juga: Lawan Sedang Krisis, Wajib Sapu Bersih, Menanti Pertandingan Bali United vs Semen Padang

Di babak kedua, Irfan Jaya dimainkan mengganti  Rahmat Arjuna. Semen Padang berani tampil menyerang. Melihat hal itu, Bali United mendapatkan kembali cara bermainnya. Yakni melakukan strategi counter attack atau serangan balik. Terbukti, di menit 50, peluang serangan balik didapatkan oleh Privat Mbarga.

 

Kecepatan berlarinya di lini kanan sulit dikejar pemain belakang Semen Padang. Pemain naturalisasi Timnas Kamboja itu pun berhadapan dengan kiper lawan. Tendangannya berhasil diblok namun bola terpental ke arah Kenzo Nambu. Pemain asal Jepang itu pun dengan mudah menciptakan gol pertama untuk Bali United sekaligus sebagai gol perdananya.

 

Skor 1-0 membuat gemuruh stadion. Tak lama berselang, atau di menit 53, serangan balik kembali didapatkan Bali United dan kali ini Everton sukses memberikan umpan manis ke Privat Mbarga yang kemudian mengkonversinya menjadi gol kedua.

 Baca Juga: Stefano “Teco” Cugurra Mulai Percaya Diri, Strategi Lunak Bikin Pemain Asing Bali United Jadi Enak

Skor 2-0 pun membuat Bali United lebih bermain nyaman. Bahkan di menit 62, Everton diganti dengan M. Rahmat. Sedangkan Semen Padang yang ketinggalan justru sering melakukan kesalahan passing. Hal ini menjadi “jajanan empuk” untuk melakukan dorongan bola ke depan dan dimainkan dengan kecepatan para pemain sayap Bali United.

 

Penyerang Semen Padang, Ngwoke nyaris bisa memperkecil kekalahan di menit 71. Sayangnya, golnya dianulir VAR karena dinilai offside. Hingga menit babak kedua berakhir, skor pun tak berubah. Bali United meraih kemenangan keduanya sedangkan Semen Padang menderita kekalahan keduanya di awal musim.

 

”Di awal babak pertama game plan kami jalan. Di babak kedua, terjadi lose konsentrasi dan organisasi kurang terorganisasi, mungkin karena faktor kelelahan dan tempo kami jadi turun,” ujar Pelatih Semen Padang, Hendri Susilo usai pertandingan. 

 Baca Juga: Duet Samurai Jepang Menjadi Pengendali Lini Tengah, Hal ini yang Dilakukan Bali United Jelang Tanding Lawan Persik Kediri

Sementara itu, Pelatih Bali United, Stefano ”Teco” Cugurra mengatakan mengucapkan terima kasih ke para suporter yang hadir ke stadion. ”Kami bisa menang dua kosong dan tidak kebobolan. Habis ini kami istirahat dan ini masih awal musim tapi kemenangan ini penting,” ujarnya.

 

Terkait perubahan permainan di babak kedua dengan memainkan Irfan Jaya, pelatih asal Brazil itu pun menyebut semua pemain penting. ”Banyak pemain yang bisa jadi inti. Irfan Jaya biasanya inti juga. Begitu juga Rahmat. Semua pemain bisa dimainkan saat dibutuhkan,” pungkasnya. ***

 

Editor : Made Dwija Putera
#liga 1 #privat mbarga #hari kemerdekaan #Kenzo Nambu #semen padang #Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar #serdadu tridatu #bali united