GIANYAR, Radarbali.di - Bali United kembali meraih hasil imbang saat bermain di kandang. Kali ini, PSS Sleman yang menjadi lawannya berhasil menahan dari buruknya finishing yang diperlihatkan para pemain Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin, 16 September 2024.
Pelatih Bali United Stefano ”Teco” Cugurra sebelum laga ini mengaku, sudah melakukan evaluasi dalam segi finishing. Namun, melawan PSS Sleman kemarin, hal tersebut tak terbukti. Statistik mencatat, Bali United memiliki 19 kesempatan gol namun tak ada satu pun berbuah gol.
Sedangkan PSS Sleman, hanya memiliki 5 kesempatan gol. Jika dilihat dari penguasaan bola, Bali United juga unggul 59 persen berbanding 41 persen. Bahkan, dari peluang genangan sudut juga jauh dimenangkan Bali United, yakni 14 berbanding 4. Hal ini pun membuat Bali hanya mampu mendapatkan 1 poin saja di kandang.
”PSS Sleman punya taktik lebih bertahan. Ada sepuluh pemain di belakang hingga tengah pertahanan. Tidak mudah buat kami punya penetrasi di sana (pertahanan lawan),” kata Teco usai pertandingan kemarin.
Begitu juga dengan jalannya pertandingan, Teco mengaku dewi fortuna belum memihak ke timnya. ”Di babak pertama kami bermain lebih bagus dan punya beberapa peluang, tetapi tidak bisa cetak gol. Di babak kedua, kami tetap kerja keras sampai menit terakhir. Kami juga tidak beruntung dan bola di menit akhir juga kena tiang (gawang). Kami harus terima hasil imbang ini,” ujarnya.
Saat disinggung mengenai kendala pemain yang buruk dalam melakukan finishing akhir, Teco menyebut pertahanan pemain PSS Sleman yang menumpuk di belakang menjadi faktor utamanya.
”Kami harusnya butuh lebih tenang saja untuk bisa punya finishing yang lebih bagus dan buat kami bisa cetak gol. Sudah dua kali, lawan Arema sama, kami banyak peluang tetapi seri juga,” katanya.
Sementara itu, Irfan Jaya, winger Bali United ini mengaku kecewa dengan hasil imbang saat laga ini. ”Kami kehilangan poin lagi di kandang dan semestinya kami selalu ingin menang di kandang dan tadi kami punya banyak peluang tetapi tidak menjadi gol. Ini akan menjadi evaluasi buat kami semua para pemain untuk lebih baik ke depannya serta fokus untuk pertandingan berikutnya,” sebutnya.
Sementara itu, Pelatih PSS Sleman Wagner Lopes mengaku, laga melawan Bali United tidak mudah. ”Pertandingan yang berat. Banyak duel. Duel individu itu penting kalau main di luar kandang. Intinya kami berjuang dari awal sampai akhir dan punya peluang juga,” sebutnya. ***
Editor : Made Dwija Putera