Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Akhir Era Teco di Bali United: Fokus ke 5 Laga Krusial vs PSM, PSIS, Persija, Madura, Persebaya

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 24 April 2025 | 23:57 WIB

 

PAMITAN  KE SUPORTER : Pelatih kepala Bali United, Stefano “Teco” Cugurra. (miftahuddin/radar bali)
PAMITAN KE SUPORTER : Pelatih kepala Bali United, Stefano “Teco” Cugurra. (miftahuddin/radar bali)

RADAR BALI - Pelatih kepala Bali United FC Stefano 'Teco' Cugurra dipastikan hengkang dari Bali United pada akhir musim ini. 

Kekalahan dari Persib Bandung pada pertandingan pekan lalu serta torehan hasil minor dalam 7 pertandingan terakhir membuat pelatih asal Brasil ini mantap untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala.

Meski demikian, pelatih yang telah mempersembahkan dua trofi untuk Bali United ini memastikan tetap berkiprah sebagai pelatih di klub yang berlaga di Liga 1 musim 2025/2026. 

“Saat ini terpikirkan masih Indonesia, tergantung klub mana nantinya," terang Coach Teco. 

"Saya juga pernah 7 tahun berkarier di Thailand dan senang pada waktu itu. Tapi istri dan anak saya adalah orang Indonesia, mungkin akan ke tim di Indonesia,” sambungnya seperti dilansir situs resmi Bali United. 

Saat ini, Teco masih fokus menangani tim Serdadu Tridatu hingga 5 pertandingan ke depan, yakni menghadapi PSM Makassar, PSIS Semarang, Persija Jakarta, Madura United FC, dan Persebaya Surabaya.

Sejumlah rumor mengatakan Teco akan kembali ke Persija Jakarta, atau hengkang ke klub yang ditanganinya saat pertama datang ke Indonesia: Persebaya Surabaya.

Teco mengakui dua klub tersebut masih membekas di hatinya.

"Saya punya kenangan dan juga prestasi bagus di sana dengan mereka. Saya punya 3 piala bersama Persebaya dan juga 3 piala bersama Persija Jakarta," katanya. 

Meski demikian, Teco menegaskan bahwa dirinya respect dengan koleganya sesama pelatih yang menangani Persija maupun Persebaya.

Karena itu, tidak ada keinginannya untuk mengganggu kontrak Carlos Pena dan Paul Munster.  

"Namun ketika tim mereka tidak punya pelatih atau tidak lanjut kontrak dengan pelatih, manajemen di sana pasti tahu kalau saya awal musim yang baru nanti sudah free saat itu,” ungkap Coach Teco.

Coach Teco mengawali karier sebagai pelatih fisik di Persebaya pada 2004 di bawah pelatih kepala Jacksen Tiago. 

Pada tahun pertamanya, Teco langsung mengoleksi 3 piala bersama Bajul Ijo.

Setelah itu, Teco hengkang ke Thailand dan akhirnya kembali ke Indonesia untuk menangani Persija.

Bersama Persija, Teco mempersembahkan trofi juara Liga 1 2018 dan 2 piala turnamen.

Hanya setahun mengasuh Macan Kemayoran, Teco berlabuh ke Bali United yang sedang mengalami kesulitan.

Pada tahun pertamanya, Teco sukses menyulap Serdadu Tridatu menjadi kampiun sebelum musim kompetisi berakhir.

Pasca penundaan kompetisi karena Covid-19 pada 2020, Bali United kembali meraih juara musim 2021/2022.

Setelah 6 tahun dan 5 musim kompetisi, Stefano Cugurra memutuskan untuk berpisah dengan Bali United FC.

Pada Jumat (25/4), Coach Teco akan mendampingi timnya melawat ke Pare-pare menghadapi tuan rumah PSM Makassar pada pekan ke-30 BRI Liga 1 2024/25.

Dia berharap anak asuhnya mampu memberikan penampilan terbaiknya untuk Bali United FC.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Stefano Teco Cugurra Pelatih Bali United #liga 1 #psm vs bali united #Stefano Teco Cugurra #bali united #liga 1 2024 2025 #stefano 'teco' cugurra #teco