Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Menjelang Kepergian Teco dari Serdadu Tridatu di Mata Sang Kapten Ricky : Kenang yang Positif, Sedih Tak Bisa Beri Kemenangan di Laga Perpisahan

I Wayan Widyantara • Rabu, 21 Mei 2025 | 19:35 WIB

 

BERPIKIR POSITIF : Kapten tim Bali United, Ricky Fajrin. (dok.jawa pos)
BERPIKIR POSITIF : Kapten tim Bali United, Ricky Fajrin. (dok.jawa pos)

Bali United tengah merasakan momen penuh emosi menyusul keputusan pelatih kepala mereka, Stefano "Teco" Cugurra, untuk mengundurkan diri setelah musim ini berakhir. Kepergian Teco, yang telah bersama tim selama enam tahun, membawa kesan mendalam bagi seluruh pemain, termasuk kapten tim, Ricky Fajrin.

SEJAUH ini, Ricky, yang sudah lama berkolaborasi dengan pelatih asal Brasil tersebut, mengungkapkan perasaannya terkait perjalanan panjang bersama Teco.

”Saya pikir 6 tahun yang luar biasa bersama Coach Teco. Banyak hal bagus dan tentu juga ada yang kurang bagus juga, tapi jujur dengan Coach Teco banyak bagusnya," ungkap Ricky.

Namun, Ricky juga tidak menutupi rasa kecewanya atas beberapa hasil yang kurang memuaskan di musim ini. ”Kami sering berada di atas (posisi klasemen) dan mungkin kurang bagusnya seperti tahun ini. Saya sedih karena kekalahan (lawan Madura United) dan menjadi pertandingan terakhir di kandang. Kami tak bisa berikan yang terbaik untuk Coach Teco dan itu membuat kami sedih," tambahnya.

MOMEN YANG SANGAT EMOSIONAL : Stefano Teco Cugurra bersama anak dan istri saat acara perpisahan di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar. (miftahuddin/radar bali)
MOMEN YANG SANGAT EMOSIONAL : Stefano Teco Cugurra bersama anak dan istri saat acara perpisahan di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar. (miftahuddin/radar bali)

Keputusan Teco untuk mengundurkan diri diumumkan setelah Bali United mengalami kekalahan 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, yang menandai akhir perjalanan pelatih berusia 50 tahun itu bersama klub.

Teco yang sudah menukangi Bali United selama lima musim terakhir, mengungkapkan akan tetap mendampingi tim hingga laga terakhir musim ini. Ia bertekad untuk menuntaskan laga-laga yang tersisa dengan hasil terbaik, termasuk menghadapi Persebaya Surabaya pada Jumat (23/5/2025) mendatang.

Selama masa kepelatihan Teco, Bali United meraih berbagai prestasi membanggakan, termasuk menjuarai Liga 1 pada musim 2019 dan 2021/2022. Tidak hanya itu, tim berjuluk Serdadu Tridatu juga tampil di kompetisi Asia, memperlihatkan kualitas mereka di level yang lebih tinggi.

Selain itu, Teco juga berperan besar dalam pengembangan pemain muda Bali United. Banyak pemain muda yang kini konsisten memperkuat tim utama, sebuah kontribusi yang tidak luput dari perhatian banyak pihak. Perjalanan Teco di Bali United pun menjadi bagian penting dari sejarah klub yang tak akan terlupakan.

Kepergian Teco tentu menjadi momen yang emosional bagi seluruh elemen tim, baik pemain, staf, maupun suporter. Namun, legasi yang ditinggalkan oleh pelatih asal Brasil ini akan terus dikenang dalam perjalanan Bali United ke depan. [*]

Editor : Hari Puspita
#liga 1 #kenangan #berpikir positif #Stefano Teco Cugurra #bali united #ricky fajrin #Kapten Bali United