SURABAYA, Radar Bali.id — Penjaga gawang asal Brasil, Adilson Maringa, menutup perjalanannya bersama Bali United dengan catatan gemilang saat menghadapi Persebaya Surabaya dalam laga pamungkas BRI Liga 1 2024/25, Jumat (23/5/2025).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Maringa tampil luar biasa dengan mencatat delapan penyelamatan krusial, membawa Bali United menang 1-3 atas tuan rumah.
Kemenangan ini tidak hanya memastikan Bali United menutup musim dengan catatan positif, tetapi juga menjadi momen perpisahan yang emosional bagi Maringa, yang telah membela Serdadu Tridatu selama dua musim terakhir. Tambahan tiga poin membuat Bali United naik ke posisi ke-8 klasemen akhir BRI Liga 1 dengan total 50 poin dari 34 laga.
Dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, Maringa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak di klub yang telah mendukungnya selama dua musim terakhir.
”Saya senang mengakhiri kompetisi musim ini dengan baik. Saya ucapkan terima kasih yang pertama buat Coach Teco yang membawa saya ke sini, juga untuk Coach Marcelo, Pak Pieter, dan Pak Yabes. Hari ini adalah laga terakhir saya bersama Bali United dan saya ingin membantu tim di laga ini,”ujar Maringa dengan nada emosional.
Maringa juga menyampaikan apresiasi terhadap atmosfer pertandingan dan dukungan dari suporter lawan. ”Saya bangga dengan pertandingan ini, untuk suporter Persebaya yang luar biasa dan selamat untuk kita semua mengakhiri kompetisi dengan baik,” tambahnya.
Penampilan Maringa sepanjang laga kontra Persebaya menjadi cerminan kontribusinya selama berseragam Bali United. Sepanjang musim 2024/25, kiper 33 tahun ini mencatat 29 penampilan dengan enam kali nirbobol (clean sheet) dan total 95 penyelamatan.
Pada musim debutnya bersama Bali United tahun lalu, Maringa tampil dalam 33 pertandingan dan mengoleksi sembilan clean sheet.
Dalam pertandingan perpisahannya, Maringa menunjukkan performa terbaik, menghadapi gelombang serangan dari lini depan Persebaya. Meski laga berjalan ketat, mantan kiper Arema FC ini tampil kokoh di bawah mistar dan menjadi salah satu kunci kemenangan Bali United.
”Saya semangat dan punya motivasi tinggi melawan Persebaya sebagai klub besar. Kami, para pemain, memberikan 100 persen. Saya sangat bersyukur bisa tutup musim dengan kemenangan,” ucapnya.
Kepergian Maringa dari Bali United dikonfirmasi oleh CEO klub, Yabes Tanuri. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi Maringa selama dua musim membela klub asal Pulau Dewata tersebut.
”Adilson Maringa adalah salah satu penjaga gawang asing yang pernah dimiliki oleh Bali United. Selama dua musim, dia sudah memberikan yang terbaik. Kami sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama musim depan. Semoga dia sukses bersama klub barunya,” jelas Yabes.
Meski belum mengungkapkan secara resmi destinasi berikutnya, Maringa menyiratkan keinginannya untuk tetap bermain di Indonesia.
Selama empat tahun terakhir, ia telah beradaptasi dengan atmosfer sepak bola nasional sejak pertama kali datang pada 2021 untuk bergabung dengan Arema FC.
Keputusan hengkangnya Maringa menjadi bagian dari dinamika tim dalam menyusun kekuatan baru untuk musim depan. Namun, kiprah dan dedikasinya selama di Bali United akan tetap dikenang oleh para pendukung dan rekan setimnya.
Dengan perpisahan yang elegan dan prestasi yang ditorehkan, Adilson Maringa meninggalkan Bali United sebagai salah satu sosok penting di bawah mistar gawang klub selama dua musim terakhir. Kini, masa depan karirnya menjadi sorotan, dengan harapan ia terus memberi kontribusi positif di sepak bola Indonesia. [*]
Editor : Hari Puspita