DENPASAR, Radar Bali.id – Bali United Basketball resmi mengumumkan perpisahan dengan empat pemain asingnya usai berakhirnya musim kompetisi IBL 2025.
Nama-nama seperti Leo Sakai, Joshua Nurse, Bobby Arthur-Williams, hingga sang point guard andalan Xavier Cannefax dipastikan tidak akan lagi memperkuat tim kebanggaan Pulau Dewata tersebut untuk sementara waktu.
Pengumuman ini disampaikan langsung melalui akun media sosial resmi Bali United Basketball. Kepergian Xavier Cannefax, yang sempat menjadi motor serangan utama tim, cukup mengejutkan banyak pihak mengingat kontribusinya yang konsisten sepanjang musim.
Menanggapi keputusan ini, Kepala Pelatih Bali United Basketball, I Gusti Ngurah Rusta Wijaya, menyatakan rasa terima kasihnya atas kontribusi para pemain asing tersebut selama musim 2025.
”Iya, saya dan coach staff mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama mereka di musim ini," ujar Coach Rusta saat dihubungi koran ini, Minggu (29/6). ”Kami akan evaluasi untuk musim depan apakah akan kembali menggunakan jasa mereka atau tidak," sambungnya.
Keempat pemain tersebut menjadi bagian penting dalam struktur tim selama musim 2025, meski secara hasil, Bali United belum mampu menembus papan atas klasemen. Tim mengakhiri musim ini di posisi ke-11 dari total 14 kontestan liga.
Di tengah kekecewaan atas performa tim, Bali United tetap memiliki alasan untuk tersenyum. Salah satu pemain lokalnya, Putu Pande, berhasil menyabet penghargaan sebagai Most Improved Player IBL 2025. Penampilan Pande musim ini menuai banyak pujian karena dianggap mengalami peningkatan yang signifikan dari musim sebelumnya.
”Iya, kami lihat sendiri Putu Pande musim ini bermain sangat baik," kata Coach Rusta. ”Kepercayaan yang saya berikan benar-benar ditunjukkan di lapangan dengan bermain konsisten sepanjang musim," sebutnya.
Lanjut Rusta, Pande memiliki kualitas yang sudah terlihat sejak awal bergabung. ”Dari awal saya tahu dia salah satu pemain Bali yang memiliki potensi besar, dengan IQ basket yang baik. Kerja keras dia di latihan dan di pertandingan menurut saya tahun ini dia layak sebagai Most Improved Player 2025," lanjutnya.
Namun, Coach Rusta tidak ingin Pande cepat puas dengan pencapaiannya musim ini. Ia berharap sang pemain bisa terus berkembang dan menjadi pilar utama tim ke depannya. ”Tapi catat saya, saya harap Pande bisa jauh lebih baik dari musim ini, dan membantu BU meraih kesuksesan di musim-musim berikutnya," tegasnya.
Dengan berakhirnya musim 2025, manajemen Bali United Basketball kini memiliki pekerjaan rumah besar untuk mengevaluasi komposisi tim, termasuk memutuskan apakah akan mendatangkan pemain asing baru atau mempertahankan nama-nama lama yang telah dilepas sementara waktu. [*]
Editor : Hari Puspita