GIANYAR, Radar Bali.id - Bali United FC resmi memperkenalkan penjaga gawang asing anyar asal Belanda, Mike Hauptmeijer, untuk menghadapi musim kompetisi Liga 1 2025/2026.
Pengumuman dilakukan pada Senin (30/6/2025) sore melalui laman resmi klub. Pemain berpostur 190 cm ini didatangkan dari klub Eredivisie, PEC Zwolle, dan dikontrak selama dua musim ke depan oleh Serdadu Tridatu.
Kehadiran Hauptmeijer menambah kekuatan di lini belakang Bali United yang tengah membangun ulang skuad pasca hengkangnya sejumlah pemain dan pergantian pelatih. CEO Bali United FC, Yabes Tanuri, mengonfirmasi rekrutan ini sebagai bagian dari rencana besar klub.
”Kami dari Bali United resmi memperkenalkan satu pemain asing yang berposisi sebagai penjaga gawang. Berdasarkan diskusi dengan tim pelatih, Mike Hauptmeijer menjadi pilihan karena kualitasnya di bawah mistar gawang. Segala proses administrasi juga sudah diproses. Semoga dia beradaptasi dengan lancar dan bisa memberikan prestasi untuk Bali United,” ujar Yabes dalam keterangannya.
Meskipun Mike masih terikat kontrak hingga 2027 dengan PEC Zwolle, proses transfer berjalan mulus berkat kesepakatan antara kedua klub. Hal ini dilakukan demi menjamin kejelasan status sang pemain saat menjalani karier di Liga 1.
Mike Hauptmeijer bukan nama sembarangan. Selain jebolan akademi PEC Zwolle, ia juga pernah memperkuat Tim Nasional Belanda U20. Musim lalu, ia menjabat sebagai kiper kedua di klub asal Belanda tersebut, dan kini siap membuktikan kapasitasnya sebagai palang pintu utama Bali United.
Dalam sesi wawancaranya usai diumumkan secara resmi sebagai bagian dari skuad Serdadu Tridatu, Mike menyatakan targetnya yang cukup ambisius namun sederhana.
”Saya ingin fokus memenangkan pertandingan, membuat senang suporter dan berguna untuk tim Bali United,” kata Mike.
Kiper berusia 27 tahun ini juga mengungkap bahwa kepindahannya ke Bali bukan tanpa alasan emosional. Ia mengikuti jejak dua pelatihnya di PEC Zwolle, Johnny Jansen dan Ronnie Pander, yang lebih dulu hijrah ke Bali United sebagai pelatih kepala dan asisten pelatih.
”Saya sudah lama bekerja dengan Coach Johnny dan Coach Ronnie. Ketika mereka berada di sini, saya tertarik untuk mencoba tantangan baru di Indonesia, dan ini waktu yang tepat,” ujarnya.
Menariknya, Mike juga menaruh harapan unik: mencetak gol seperti sesama kiper asal Belanda, Sonny Stevens, yang mencetak gol spektakuler melalui sundulan dalam skema sepak pojok saat memperkuat Dewa United.
”Saya akan senang jika bisa mencetak gol melalui sundulan dari sepak pojok,” ucapnya sambil tersenyum.
Di bawah mistar Bali United, Hauptmeijer akan bersaing dengan tiga kiper lokal yaitu Fitrul Dwi Rustapa, Rakasurya Handika, dan I Wayan Arta Wiguna. Persaingan ini diharapkan mampu mengangkat kualitas penjagaan gawang Bali United sepanjang musim.[*]
Editor : Hari Puspita