Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Super Gacor! Jens Raven, Amunisi Baru Bali United Borong 6 Gol, Timnas Cukur Brunei U-23 8-0!

I Wayan Widyantara • Rabu, 16 Juli 2025 | 07:41 WIB
SELEBRASI ALA PACU JALUR: Jens Raven, rekrutan baru Bali United  yang masih berusia 19 tahun tampil menggila dengan enam gol melawan Brunei U-23. (foto Instagram Bali United)
SELEBRASI ALA PACU JALUR: Jens Raven, rekrutan baru Bali United yang masih berusia 19 tahun tampil menggila dengan enam gol melawan Brunei U-23. (foto Instagram Bali United)

RadarBali.id- Penyerang baru Bali United, Jens Raven, yang tergabung dalam skuad utama Timnas U-23, Selasa malam (15/7/2025) tampil super gacor, mengemas 6 gol, dari total kemenangan 8-0 atas Brunei U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Raven, penyerang kelahiran 12 Oktober 2005, Dordrecht, Belanda, yang baru diresmikan sebagai rekrutan baru Bali United ini tampil kesetanan. Pemain berusia 19 tahun  membobol gawang Brunei U-23, enam gol sekaligus menahbiskan diri sebagai top skor sementara AFF U-23.

Sebagaimana dilansir JawaPos.com, Timnas Indonesia U-23 meraih hasil sempurna dalam pertandingan pembuka Grup A Piala AFF U-23 2025 melawan Brunei Darussalam U-23.

Raven secara meyakinkan menunjukkan kelasnya sebagai aktor utama dalam pembantaian yang terjadi di laga tersebut. Pemain kelahiran Dordrecht, Belanda, itu memborong enam dari delapan gol alias sukses mencetak double hattrick.

Kemenangan telak ini tak lepas dari militannya penampilan pasukan Gerald Vanenburg yang langsung berhasil membuka keunggulan. Garuda Muda mampu mencetak gol pertama saat laga baru berjalan dua menit melalui Jens Raven.

Gol pemain baru Bali United FC bermula dari Rayhan Hannan yang melakukan pergerakan di sisi kanan penyerangan. Winger Persija Jakarta itu kemudian mengirimkan umpan mendatar ke mulut gawang lawan, yang langsung dimanfaatkan jadi gol oleh Raven.

Timnas Indonesia U-23 menambah keunggulannya tujuh menit kemudian, di mana awalnya Achmad Maulana yang melepaskan tembakan, memanfaatkan operan kapten tim, Muhammad Ferarri. Namun, sepakannya bisa digagalkan oleh kiper Brunei, Khairul Hisyam.

Tapi, bola liar tepisan lawan mengarah kepada Robi Darwis. Gelandang Persib Bandung itu kemudian memberikan kepada Jens Raven untuk mengonversi jadi gol pada menit kesembilan.

Keunggulan dua gol tak membuat Timnas Indonesia U-23 mengendurkan serangan. Garuda Muda terus berkali-kali mencoba menambah keunggulan lewat trio Rayhan Hannan, Rahmat Arjuna, dan Jens Raven.

Tapi, gol ketiga baru muncul pada menit ke-20. Kali ini giliran Arkhan Fikri yang berhasil membobol gawang Brunei U-23. Gelandang Arema FC itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti dan tak mampu dibendung kiper Khairul.

Dominasi Timnas Indonesia U-23 semakin tak terbendung. Dalam 11 menit berikutnya, Garuda Muda sukses menambah dua gol. Semuanya dicetak oleh Jens Raven, masing-masing pada menit ke-30 dan ke-31.

Dua menit berselang, Rayhan Hannan berhasil membuat Timnas Indonesia U-23 unggul setengah lusin. Pemain bernomor 8 itu ikut berkontribusi dengan gol lewat tendangan luar kotak penalti. Sepakannya menghujam deras gawang lawan dan Garuda Muda unggul 6-0.

Lima menit jelang babak pertama berakhir dalam waktu normal, Timnas Indonesia U-23 kembali berhasil mencetak gol tambahan. Jens Raven sukses mencetak gol kelimanya berkat eksekusi penalti sempurna, setelah Rahmat Arjuna dilanggar di area terlarang. Skor 7-0 jadi hasil babak pertama.

Memasuki babak kedua, pelatih Gerald Vanenburg melakukan empat pergantian pemain sekaligus. Dony Tri, Arkhan Fikri, Rayhan Hannan, dan Rahmat Arjuna ditarik keluar. Mereka digantikan oleh Yardan Yafi, Frengky Missa, Althaf Indie, dan Firman Juliansyah.

Intensitas permainan Timnas Indonesia U-23 di babak kedua mulai mengendur. Tapi, masih tetap memegang kendali dan mendominasi untuk menciptakan sejumlah peluang berbahaya lagi. Contohnya lewat Jens Raven yang melepas tembakan setengah voli di dalam kotak penalti. Sayang, bolanya masih bisa ditepis kiper Khairul.

Gol kedelapan Timnas Indonesia U-23 baru muncul di menit ke-62. Lagi dan lagi Jens Raven yang jadi aktornya, di mana dia sukses memanfaatkan umpan lambung dari Muhammad Ferarri. Garuda Muda pun unggu 8-0 atas Brunei.

Serangan yang dibangun Timnas Indonesia U-23 semakin berkurang setelah gol kedelapan. Apalagi, Jens Raven sempat keram di pertengahan babak kedua dan tak dapat diganti karena jatah pergantian sudah habis.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, skor 8-0 jadi hasil akhir. Timnas Indonesia U-23 sukses menaklukkan Brunei Darussalam U-23 dengan super telak.[*/JawaPos.com/pit]

Editor : Hari Puspita
#timnas u-23 #Jens Raven #AFF U-23