Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Usai Dihajar Setengah Lusin Gola Tanpa Balas, Pelatih PSIM Jogja Mengaku Begini

I Wayan Widyantara • Senin, 28 Juli 2025 | 15:12 WIB

 

MENGAKUI SERDADU TRIDATU LEBIH KUAT : Pelatih PSIM Jogjakarta, Hans van Gastel. (foto: miftahuddin/Radar Bali)
MENGAKUI SERDADU TRIDATU LEBIH KUAT : Pelatih PSIM Jogjakarta, Hans van Gastel. (foto: miftahuddin/Radar Bali)

GIANYAR, Radar Bali.id – Pengakuan fair disampaikan pelatih PSIM Jogjakarta  seusai ditekuk Bali United dengan skor telak 0-6 dalam laga uji coba pramusim yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (26/7/2025) malam.

Dalam pertandingan yang disaksikan 7.993 penonton ini, PSIM kesulitan membendung gempuran Serdadu Tridatu sejak menit pertama.

Laga berjalan berat sebelah, di mana skuad Bali United tampil dominan sejak awal pertandingan. Gol cepat dari Mirza Mustafic pada menit ke-13 membuka keunggulan tuan rumah, yang langsung digandakan semenit berselang oleh Boris Kopitovic melalui sundulan akurat hasil umpan Thijmen Goppel. PSIM tak mampu membalas hingga babak pertama ditutup dengan skor 2-0 untuk Bali United.

Memasuki babak kedua, tekanan demi tekanan terus dilancarkan Bali United. Gol ketiga tercipta pada menit ke-65 melalui Kadek Agung yang memanfaatkan umpan Mustafic. Tak berselang lama, Irfan Jaya mencetak gol keempat hanya tiga menit kemudian.

Permainan terbuka dari PSIM coba dimanfaatkan Bali United untuk terus menambah keunggulan. Menit ke-78, Thijmen Goppel mencetak gol indah lewat tendangan chip yang memperdaya penjaga gawang PSIM. Reyner Barusu menutup pesta gol dengan sepakan melengkung dari luar kotak penalti pada menit ke-85, menjadikan skor akhir 6-0.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Hans van Gastel, mengakui Bali United berada satu level di atas timnya dalam hal kesiapan. Ia menyebut intensitas permainan dan fisik pemain Bali jauh lebih unggul karena masa persiapan mereka lebih panjang.

”Kami baru masuk minggu keempat, sementara Bali sudah enam minggu persiapan. Mereka jauh lebih fit daripada kita,” kata Van Gastel.

Ia juga menyebut PSIM masih mencari satu atau dua tambahan pemain untuk memperkuat skuad, namun harus menyesuaikan dengan keterbatasan anggaran tim.

PSIM akan segera mengalihkan fokus ke laga uji coba berikutnya melawan PSIS Semarang. Sementara itu, Bali United menunjukkan sinyal positif menjelang kompetisi resmi, dengan kombinasi kekompakan tim dan efektivitas lini serang yang menjanjikan.

Kemenangan telak ini menjadi modal berharga bagi Bali United, namun juga menjadi pelajaran penting bagi PSIM Yogyakarta agar segera melakukan pembenahan dan evaluasi jelang musim kompetisi mendatang. [*]

Editor : Hari Puspita
#Super League #bali united #psim jogja