RADAR BALI - Penjaga gawang Bali United FC, Mike Hauptmeijer, membuktikan kualitasnya sebagai salah satu kiper terbaik di kompetisi Super League musim ini.
Tampil konsisten di bawah mistar gawang Serdadu Tridatu, kiper asal Belanda ini baru saja menorehkan catatan impresif sebagai penjaga gawang dengan penyelamatan terbanyak di liga.
Puncak penampilannya ditunjukkan saat Bali United bertandang ke markas Persija Jakarta pada hari Minggu (14/9) malam.
Dalam laga yang berakhir imbang 1-1 di Jakarta International Stadium (JIS) tersebut, Hauptmeijer terpilih sebagai player of the match berkat aksi heroiknya.
Total, kiper berusia 28 tahun ini melakukan 6 penyelamatan gemilang yang menghindarkan timnya dari kekalahan.
Dengan tambahan 6 penyelamatan tersebut, Mike Hauptmeijer kini menduduki puncak daftar kiper dengan save terbanyak di Super League, dengan total 19 penyelamatan hingga pekan kelima.
Catatan ini setara dengan perolehan penjaga gawang Dewa United, Sonny Stevens, yang mengukuhkan keduanya sebagai tembok pertahanan paling sibuk dan efektif di liga.
Kontribusi Krusial di Laga-Laga Sebelumnya
Sebelum tampil solid di Jakarta, Hauptmeijer telah menjadi figur kunci bagi Bali United sejak awal musim.
Salah satu penampilan terbaiknya adalah saat membawa Serdadu Tridatu meraih kemenangan perdana musim ini melawan Persis Solo.
Dalam laga tersebut, ia berhasil mencatatkan clean sheet atau nirbobol pertamanya, melakukan beberapa penyelamatan krusial yang mengamankan kemenangan tim.
Konsistensinya dalam menghalau peluang lawan di setiap pertandingan menjadi fondasi kokoh bagi pertahanan Bali United.
Penyelamat dan Inisiator Serangan
Dalam pertandingan melawan Persija, peran Hauptmeijer tidak hanya sebatas menjaga gawang.
Ia turut menjadi inisiator gol pembuka Bali United yang dicetak oleh Mirza Mustafic pada menit ke-18.
Berawal dari kemampuannya menangkap bola sepak pojok Persija, Mike dengan sigap dan akurat melempar bola jauh ke arah Irfan Jaya yang berlari kencang.
Lemparan presisi tersebut menjadi awal skema serangan balik cepat yang diselesaikan melalui umpan silang Thijmen Goppel dan disambut sundulan terarah oleh Mirza Mustafic.
Keterlibatannya dalam proses gol ini menunjukkan visinya dalam bermain dan kemampuannya memulai transisi dari bertahan ke menyerang.
Dari 6 penyelamatan gemilang yang dilakukannya di laga tersebut, dua di antaranya adalah momen krusial saat ia berhasil menggagalkan peluang emas satu lawan satu dari penyerang Persija, Witan Sulaeman.
"Saya senang ketika momen satu lawan satu dengan lawan, saya bisa melakukan penyelamatan. Saya pikir sangat senang bisa melakukan itu dan membantu tim," jelas Mike usai pertandingan.
Meski gagal membawa pulang tiga poin, Hauptmeijer tetap mensyukuri hasil yang diraih. "Kami target ingin menang di sini (Jakarta), tapi Persija tim yang bagus dengan atmosfer yang luar biasa. Tapi kami bersyukur atas satu poin ini," ungkapnya.
Kiper mantan pemain PEC Zwolle ini juga mengakui tekanan bermain di stadion terbesar di Indonesia dengan kapasitas lebih dari 80 ribu penonton.
"Sebelum datang bertanding di sini, saya dan teman-teman sudah berbicara sebelumnya tentang stadion yang besar ditambah atmosfer suporter mereka yang luar biasa. Jadi kami melakukan persiapan semuanya dengan baik," tutupnya.
Pencapaian luar biasa ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi Mike Hauptmeijer jelang laga berikutnya saat Bali United menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Editor : Ibnu Yunianto