Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, menyadari bahwa pertandingan ini akan sangat menantang.
"Kami menang 6-0 saat pramusim, tapi situasinya berbeda di laga besok malam. PSIM adalah tim yang bagus dengan kualitas pemain mereka," ujar Johnny.
Sebagai tim yang unggul secara klasemen, PSIM punya catatan positif saat menjalani laga tandang.
Klub yang bermarkas di Stadion Sultan Agung Bantul ini tak terkalahkan dan selalu meraih poin penuh dalam dua laga tandang terakhir.
Mereka membantai Persebaya Surabaya 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo dan mencundangi Malut United FC 2-0 di kandang.
Catatan ini membuktikan mental tangguh yang dimiliki pasukan Jean-Paul van Gastel.
Duo Maut dan Kartu As di Lini Belakang
Untuk mendobrak pertahanan lawan, Bali United kemungkinan besar akan mengandalkan duet maut Boris Kopitovic dan Mirza Mustafic.
Boris telah mencetak dua gol dari lima laga, sementara Mirza konsisten mencetak satu gol dalam dua pertandingan terakhir.
Jansen mengakui masih belum puas dengan kinerja pemain depannya. Dalam dua pertandingan terakhir, para strikernya hanya mencetak satu gol.
"Striker kami punya kemampuan, tinggal bagaimana mereka bisa lebih baik dalam penyelesaian akhir saat berada di kotak penalti lawan. Itu pekerjaan utama yang harus segera diperbaiki,” ujarnya.
Selain PR di lini depan, Bali United juga menyiapkan "kartu as" di lini belakang, yaitu Tim Receveur.
Pemain ini bisa bermain sebagai bek tengah dan gelandang bertahan, memberikan fleksibilitas taktis yang dibutuhkan tim.
Jansen mengakui kualitas Tim Receveur membuat menit bermain kapten Timnas U-23 Kadek Arel berkurang.
Pemain yang menjadi pilihan utama di era Stefano Cugurra ini belum pernah turun sejak menit pertama dan selalu menjadi pemain pengganti.
Pelatih Johnny Jansen menjelaskan bahwa pilihan ini juga berkaitan dengan padatnya jadwal latihan Kadek Arel bersama Timnas U-23, sehingga jarang berlatih bersama tim.
"Semua butuh proses untuk mengembangkan kembali Arel agar sesuai dengan rencana tim," terangnya.
Selain Tim Receveur, di bawah mistar gawang, Bali United punya andalan lain, Mike Hauptmeijer.
Eks kiper PEC Zwolle ini menunjukkan performa luar biasa dengan mencatatkan 19 penyelamatan, menjadikannya salah satu kiper dengan penyelamatan terbanyak di liga.
Mike mengaku telah mempelajari video pertandingan PSIM untuk mengantisipasi pergerakan lawan. "Saya pikir mereka adalah tim yang bagus dan saya menyiapkan semuanya dalam latihan bersama tim," katanya.
Dengan segala persiapan dan ambisi dari kedua tim, laga ini menjanjikan keseruan yang wajib dinantikan. Siapakah yang akan mencetak sejarah baru di BRI Super League? ***