RADAR BALI - Posisi Eduardo Almeida sebagai pelatih kepala Semen Padang FC tampaknya berada di ujung tanduk.
Rentetan hasil buruk yang menimpa tim membuat manajemen Semen Padang mengevaluasi kinerja eks pelatih Arema Malang tersebut.
Dalam lima laga perdana Super League 2025/2026, Kabau Sirah baru meraih satu kemenangan atas Dewa United.
Satu laga berakhir imbang melawan PSM Makassar, dan tiga kekalahan atas Persebaya, Persib Bandung, dan PSBS Biak.
Baca Juga: Skuad Muda Bali United Diajari Main Bola, PSIM Yogyakarta Tempel Persija
Catatan ini membuat Semen Padang terperosok ke peringkat 17 klasemen sementara dengan hanya mengumpulkan empat poin.
Karena itu, laga melawan Bali United menjadi pertaruhan nasib pelatih asal Portugal tersebut.
CEO Semen Padang FC Win Bernadino mengakui pihaknya meminta evaluasi atas hasil kekalahan beruntun melawan PSBS Biak dan Persebaya.
Pelatih juga telah diberi ultimatum wajib menang saat menjamu Bali United di GOR Haji Agus Salim, Padang.
Jika kalah, Win memastikan posisi Eduardo Almeida sebagai pelatih kepala akan dievaluasi.
Inkonsistensi Bali United
Di sisi lain, Bali United juga datang ke Padang dengan kondisi yang tidak terlalu stabil.
Dari enam pertandingan awal, tim berjuluk Serdadu Tridatu ini baru mengoleksi enam poin dari satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengakui bahwa timnya masih dalam masa adaptasi dengan filosofi dan taktik baru yang ia terapkan.
"Saya mendatangkan beberapa pemain dan mengubah gaya permainan tim di musim ini. Selama proses itu bakal ada naik dan turun sehingga memang kami memerlukan waktu untuk lebih baik lagi," jelasnya seperti dikutip dari situs resmi klub.
Meskipun demikian, Bali United tetap menargetkan kemenangan di laga ini untuk mendongkrak posisi mereka di klasemen dan bersaing di papan atas.
Laga antara Semen Padang dan Bali United pada Jumat, 26 September 2025, akan menjadi pertarungan yang sangat krusial bagi kedua tim.
Bagi Semen Padang, ini adalah kesempatan untuk keluar dari zona degradasi dan menyelamatkan posisi pelatih mereka.
Sementara itu, Bali United berambisi meraih kemenangan untuk membuktikan bahwa proses adaptasi mereka berjalan ke arah yang benar.
Hasil akhir dari laga ini akan sangat menentukan langkah selanjutnya bagi kedua tim, terutama bagi Eduardo Almeida yang nasibnya kini berada di ujung tanduk.***
Editor : Ibnu Yunianto