RadarBali.id – Kabar kurang mengenakkan datang dari kubu Bali United. Jelang laga tandang melawan Semen Padang FC, bek andalan mereka asal Brasil, Joao Vitor Ferrari Silva, dipastikan tidak akan bermain.
Absennya Ferrari ini merupakan dampak dari kartu merah yang ia terima pada 30 Agustus lalu.
Pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026 yang akan berlangsung Jumat (26/9) di Stadion Haji Agus Salim, Padang, menjadi laga ketiga saat erdadu Tridatu harus bermain tanpa kehadiran bek jangkung tersebut.
Sebelumnya, Ferrari juga sudah melewatkan pertandingan melawan Persija Jakarta dan PSIM Jogjakarta.
Sanksi Komdis dan Penyesalan Pelatih
Kartu merah yang diterima Ferrari terjadi hanya empat menit setelah ia masuk ke lapangan saat melawan Madura United FC. Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman tambahan berupa larangan bermain di dua pertandingan serta denda sebesar Rp10 juta.
"Ya, benar. Joao masih harus absen. Ia baru bisa bermain kembali pada pekan kedelapan," konfirmasi Media Officer Bali United, Alexander Maha Putra Oemanas.
Pelatih Kepala Bali United, Johnny Jansen, mengaku kecewa dengan insiden tersebut. "Kami tentu kehilangan satu pemain penting. Saya berharap ini jadi yang terakhir. Saya berharap hanya satu pertandingan kami kehilangan dia saat ini, tapi ternyata harus tiga," ujar Jansen. Ia menambahkan bahwa tim akan melakukan evaluasi mendalam.
Lini Belakang Siap Diuji
Absennya Ferrari yang memiliki tinggi 190 cm ini menjadi tantangan berat bagi lini belakang Bali United. Namun, Johnny Jansen tetap optimistis.
Tim masih memiliki sederet opsi tangguh untuk mengisi kekosongan, seperti Bagas Adi Nugroho, Kadek Arel yang baru saja kembali dari Timnas Indonesia U-23, serta kapten tim Ricky Fajrin.
Joao Ferrari sendiri merupakan salah satu rekrutan anyar Bali United musim ini yang sebelumnya bermain untuk PSIS Semarang. Ia dikenal memiliki pengalaman di kompetisi Eropa.
Laga melawan Semen Padang FC, yang dikenal solid saat bermain di kandang, akan menjadi ujian berat bagi kedalaman skuad Bali United. Pertandingan ini akan membuktikan sejauh mana Serdadu Tridatu mampu menjaga konsistensi mereka di papan atas klasemen tanpa salah satu pilar utamanya.[*]
Editor : Hari Puspita